Mengenal Gippeumjo (Pasukan Kenikmatan) Milik Korea Utara

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Sabtu, 07 Agustus 2021
Mengenal Gippeumjo (Pasukan Kenikmatan) Milik Korea Utara

Mengenal pasukan kenikmatan Korea Utara. (Sumber: New York Post)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HARTA, tahta, wanita. Ungkapan tersebut rupanya berlaku di mana saja. Bahkan negara yang dikenal terisolasi dan diktator macam Korea Utara pun sulit lepas dari jeratannya. Hal tersebut dibuktikan dengan eksistensi Gippeumjo atau 'Pasukan Kenikmatan' yang ada di Korea Utara. Hanya Pasukan Kenikmatan lah yang mampu memporakporandakan pasukan militer negeri yang dipimpin Kim Jong-un tersebut.

Apa sih Pasukan Kenikmatan itu? East Coast Daily mengatakan pasukan Kenikmatan didirikan oleh kakek Kim Jong-un yang bernama Kim Il-sung, sang founding father Korea Utara. Ketika masih memimpin negara tersebut di tahun 1970an, dirinya memerintahkan petugas negara untuk 'merekrut' perempuan cantik berusia remaja. Perempuan-perempuan muda tersebut nantinya harus menjadi pelayan, penyanyi atau bahkan penari untuk sang pemimpin.

Baca juga:

Krisis Pandemi COVID-19, Harga Sampo di Korea Utara Mencapai Jutaan

korut
Pasukan kenikmatan direkrut dari remaja. (Sumber: Harvard University)

Proses perekrutannya pun sarat akan unsur pemaksaan. Para gadis itu diculik saat mereka sedang di sekolah. Lantas bagaimana dengan orang tua mereka? Orang tua mereka pun tidak bisa menolak atau gagal melindungi putrinya. Ada intimidasi dari pihak militer yang membuat mereka tidak bisa berkutik.

Baca juga:

Korea Utara Hukum Mati Warga yang Gemar Drakor

Dalam merekrut perempuan muda, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya masih perawan. Selanjutnya, perempuan-perempuan ini akan dibagi dalam beberapa kelompok. Kelompok gamujo (penari dan penyanyi), haengbokjo (tukang pijat) dan Manjok-jo (kelompok pelayan seks). Ketiga kelompok ini harus menghibur sang pemimpin.

korut
Perempuan cantik di Korea Utara. (Sumber: Reuters)

Selanjutnya, ketika gadis-gadis itu sudah menginjak kepala dua, mereka akan pensiun. Setelah pensiun, mereka akan diserahkan kepada pejabat tinggi. Ketika bersama pejabat tinggi, mereka akan jadi perempuan simpanan, selingkuhan atau bahkan ada juga yang menikahi sang perempuan penghibur.

Sayangnya, menurut kabar yang beredar, Kim Jong-un telah membubarkan komunitas paling sensual ini. Alasannya lantaran ia tidak memercayai siapapun di pemerintahan. Termasuk salah satunya perempuan muda dalam gippeumjo. Ia takut jika ada gadis miliknya yang membocorkan rahasia negara ke pihak lain. Komunitas tersebut pun dibubarkan. (avia)

Baca juga:

Standar Ketampanan Korea Utara Yang Aneh

#Unik #Korea Utara
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Dunia
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Di Korea Utara, para tentara diajarkan bahwa tertangkap musuh merupakan tindakan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Korea Utara Kirim 50 Ribu Tentara Elitnya untuk Berperang Bantu Iran
50 ribu tentara elit Korea utara disebut bergerak menuju Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 09 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Korea Utara Kirim 50 Ribu Tentara Elitnya untuk Berperang Bantu Iran
Dunia
Sidang Belum Mulai, Kim Jong Un Sudah Dipastikan Jadi Ketua Komisi Urusan Negara
Pemilihan Ketua Komisi Urusan Negara Korea Utara menjadi agenda utama sidang Majelis Rakyat Tertinggi ke-15 pada Minggu 22 Maret mendatang.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Sidang Belum Mulai, Kim Jong Un Sudah Dipastikan Jadi Ketua Komisi Urusan Negara
Dunia
Unjuk Kekuatan Nuklir, Korut Uji Rudal Jelang Kedatangan Presiden Trump ke Korsel
Korea Utara (Korut) melakukan uji coba rudal jelajah strategis ke permukaan Laut Kuning hanya sehari sebelum Presiden AS Donald Trump tiba di Korea Selatan (Korsel) untuk menghadiri KTT APEC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Oktober 2025
Unjuk Kekuatan Nuklir, Korut Uji Rudal Jelang Kedatangan Presiden Trump ke Korsel
Dunia
Respons Pernyataan Trump, Moskow Sebut Rusia, China, dan Korut Tidak Berkomplot Melawan Amerika Serikat
Trump sehari sebelumnya menuduh pemimpin Rusia, China dan Korea Utara berkonspirasi melawan AS.
Frengky Aruan - Rabu, 03 September 2025
Respons Pernyataan Trump, Moskow Sebut Rusia, China, dan Korut Tidak Berkomplot Melawan Amerika Serikat
Dunia
Misterius Banget, ini Sosok Kim Ju-ae, Anak Pemimpin Korea Utara yang Disebut Calon Penerus
Kim Ju-ae ialah satu-satunya anak yang keberadaannya telah dikonfirmasi kepemimpinan Korea Utara.
Dwi Astarini - Rabu, 03 September 2025
Misterius Banget, ini Sosok Kim Ju-ae, Anak Pemimpin Korea Utara yang Disebut Calon Penerus
Dunia
China Pamer Kekuatan Militer dalam Parade Peringatan 80 Tahun Berakhirnya Perang Dunia II
Xi menyerukan pemusnahan akar-akar perang untuk mencegah sejarah terulang kembali.
Dwi Astarini - Rabu, 03 September 2025
China Pamer Kekuatan Militer dalam Parade Peringatan 80 Tahun Berakhirnya Perang Dunia II
Dunia
Putri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke China, Disebut Calon Penerus
Banyak yang berspekulasi bahwa ia telah dipersiapkan sebagai penerus dinasti.
Dwi Astarini - Rabu, 03 September 2025
Putri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke China, Disebut Calon Penerus
Dunia
Korea Selatan Bongkar Pengeras Suara Propaganda yang Mengarah ke Korea Utara, Upaya Awal Rekonsiliasi
Pengeras suara tersebut sebelumnya digunakan untuk menyiarkan lagu-lagu K-pop dan berita yang mengkritik rezim Kim Jong-un.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Agustus 2025
Korea Selatan Bongkar Pengeras Suara Propaganda yang Mengarah ke Korea Utara, Upaya Awal Rekonsiliasi
Travel
Korea Utara Buka Resor Pantai Baru demi Cuan di Tengah Sanksi Ketat
Sanksi internasional yang ketat untuk mengekang program senjata Korea Utara telah membuat negara tersebut kekurangan devisa.
Dwi Astarini - Jumat, 25 Juli 2025
Korea Utara Buka Resor Pantai Baru demi Cuan di Tengah Sanksi Ketat
Bagikan