Kesehatan

Menenangkan Pikiran dengan Melatih Pernapasan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Agustus 2022
Menenangkan Pikiran dengan Melatih Pernapasan

Memperlambat pikiran menjadi tujuan akhir dari banyak latihan meditasi. (Foto: freepik/yanalya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PIKIRAN yang terus berpacu dengan cepat, overthinking, dan sulit konsentrasi. Semua adalah kondisi 'menantang' yang muncul karena pikiran kita terlalu banyak bekerja. Kondisi ini penting untuk dikenali dan diakui. Namun, bagaimana cara kamu untuk mengurangi berpikir?

Ada banyak latihan seperti seni bela diri, yoga, dan meditasi yang dapat membantu mewujudkan keadaan pikiran yang lebih tenang. Keterampilan ini membutuhkan waktu untuk bisa dikuasai tetapi akan sangat efektif. Namun, bagaimana jika kamu butuh segara mengistirahatkan otak yang terlalu lelah?

Baca juga:

Bagaimana Hubungan Musik dan Pikiran Seseorang?

Menenangkan Pikiran dengan Melatih Pernapasan
Salah satu cara untuk membantu diri sendiri adalah dengan mencoba berpikir perlahan. (Foto: freepik/jcomp)

"Memperlambat pikiran dapat menenangkan diri, itulah yang menjadi tujuan akhir dari banyak latihan pemusatan pikiran, meditasi menjadi contoh yang paling jelas," ujar ahli saraf sensorimotor E. Paul Zehr PhD dalam artikelnya di Psychology Today.

Namun, menurutnya, hal itu bisa menjadi tantangan bagi banyak orang. "Ketika kamu mencoba mengubah pikiranmu dengan menggunakan pemikiran sendiri, itu seperti gatal dan mencoba membuat kulit menggaruknya sendiri," ujarnya.

Dia menambahkan, ada hubungan yang melekat dan intim antara hal yang coba kamu ubah (pikiranmu), hal yang melakukan pemikiran (kamu dalam pikiranmu), dan substrat yang ingin kamu ubah (yang membawa kita kembali pada pemikiranmu).

Salah satu cara untuk membantu diri sendiri adalah dengan mencoba berpikir perlahan. Cara ini bergantung pada efek yang menyelimuti umpan balik sensorik dari gerakan tubuh terhadap aktivitas otak.

Baca juga:

4 Tips Menjaga Kesehatan Pikiran saat Aktivitas Mulai 'Burn Out'

Menenangkan Pikiran dengan Melatih Pernapasan
Kamu juga dapat memperlambat gerakan, jangan terburu-buru, dan tarik napas melalui hidung. (Foto: freepik/Racool_studio)

Cara tersebut seperti usaha untuk peretasan otak yang dapat membantu kamu 'naik level'. "Meskipun kita tidak dapat secara langsung dan andal mengatur aktivitas otak sampai mendapat jam terbang latihan mindfulness yang tinggi, kita dapat secara langsung mengontrol bagian lain dari tubuh di luar otak kita, salah satunya dengan mengontrol gerakan dan pernapasan," jelas Zehr.

Hal utama yang harus dilakukan adalah melepaskan upaya untuk mengendalikan hal-hal yang tidak dapat dipengaruhi secara langsung dan memperlambat hal-hal yang dapat dikendalikan. "Mengatur napas kita adalah kunci untuk menenangkan ini," lanjutnya.

Selain itu, kamu juga dapat memperlambat gerakan, jangan terburu-buru, dan tarik napas melalui hidung. Kamu dapat bernapas melalui mulut jika mau, tetapi sangat penting untuk menarik napas melalui hidung.

"Perlambat setiap napas, dan tahan setiap napas sebentar selama menghirup dan menghembuskan napas. Semua upaya ini memberikan sinyal somatosensori yang teratur dan berirama ke otak yang dapat membantu menenangkan pikiran," demikian jelas Zehr. (aru)

Baca juga:

Berkebun, Cara Ampuh untuk Kesehatan Tubuh dan Pikiran

#Kesehatan #Stres #Meditasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Bagikan