MERAHPUTIH.COM - MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan harga barang kebutuhan pokok stabil dan pasokannya tersedia cukup untuk menyambut Idul Fitri 2026/1447 H. Mendag menyampaikan hal tersebut saat meninjau Pasar Baru Kudus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/3).
Ia mengatakan Kementerian Perdagangan turun langsung ke pasar serta memantau dan mengumpulkan data harga di pasar seluruh Indonesia untuk memastikan pasokan bapok tersedia dan harga terkendali sehingga masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan tenang.
"Beras normal, MINYAKITA juga normal, kami lakukan pantauan terutama menjelang Lebaran. Kami ingin harga-harga terkendali dan pasokan tercukupi sehingga masyarakat dapat belanja sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, masyarakat bisa menjalani puasa dan Lebaran dengan harga yang terjamin," kata Mendag Budi.
Menurut Budi, Kementerian Perdagangan turun langsung ke pasar-pasar rakyat untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bapok menjelang Idul Fitri 2026. Di samping itu, Kemendag selalu memantau harga bahan pokok di 514 kabupaten dan kota di 38 provinsi di Indonesia. Hasil pantauan dikumpulkan dan ditampilkan dalam dashboard Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag melalui tautan https://sp2kp.kemendag.go.id.
"SP2KP memungkinkan kami memantau harga di seluruh Indonesia di 550 titik pasar di 514 kabupaten dan kota. Namun, kami tetap turun ke pasar karena kami ingin tahu langsung ketersediaan dan harga bapok. Upaya ini memungkinkan kami bertindak cepat dan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah jika terjadi gejolak harga," ungkap Mendag.
Baca juga:
Jelang Idul Fitri 2026, Polda Metro Jaya Sidak Harga Bahan Pokok di Pasar Kopro
Berdasarkan pemantauan di Pasar Baru Kudus hari ini, sejumlah komoditas bapok dijual sesuai atau di bawah harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan (HA).
Beberapa di antaranya, yaitu beras medium Rp 13.500/kg, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog Rp 12.500/kg, beras premium Rp 14.000/kg, MINYAKITA Rp 15.700/liter, gula pasir Rp 17.000/kg, daging sapi Rp 130.000/kg, daging ayam ras Rp 40.000/kg, telur ayam ras Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 41.000/kg, cabai merah keriting Rp 35.000/kg, dan bawang putih honan Rp 32.000/kg.
Sementara itu, minyak goreng kemasan premium terpantau di harga Rp 21.000/liter dan tepung terigu Rp 13.500/kg. Di sisi lain, cabai rawit merah Rp 90.000/kg atau terpantau masih di atas HA Rp 40.000-Rp 57.000/kg.(Asp)
Baca juga:
Jelang Lebaran 2026, Mendag Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Jakarta Aman