Menag Yaqut Sayangkan Pernyataan 'Kemenag Hadiah untuk NU' Digoreng Publik

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 25 Oktober 2021
Menag Yaqut Sayangkan Pernyataan 'Kemenag Hadiah untuk NU' Digoreng Publik

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat ditemui wartawan di The Sunan Hotel Solo, Jawa Tengah, Senin (25/10). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pernyataan kontroversial muncul dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang nenyebut Kementerian Agama (Kemenag) adalah hadiah pemerintah untuk Nahdlatul Ulama (NU). Gus Yaqut menegaskan lembaga Kemenag adalah milik untuk umat semua.

"Saya menyayangkan statement itu dalam konteks acara internal dan bocor digoreng publik," kata Gus Yaqut ditemui awak media usai acara pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) di The Sunan Hotel Solo, Jawa Tengah, Senin (25/10).

Baca Juga

Gerindra Sebut Pernyataan Yaqut 'Kemenag Hadiah Negara untuk NU' Radikal

Ia menegaskan karena digoreng konsumsi publik menimbulkan polemik di masyarakat. Mantan wakil bupati Rembang ini mengaku pernyataannya itu ditujukan untuk memotivasi santri dan kaum Nahdliyin secara umum.

"Dengan motivasi itu, sata harapkan bisa lebih terbuka karena telah mendapat hadiah dari negara," kata dia.

Annual International Conference on Islamic Studies
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (baju batik) dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dalam acara pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies ( AICIS ) di The Sunan Hotel Solo, Jawa Tengah, Senin (25/10). (MP/Ismail)

Dia menegaskan NU harus kembali kepada jati dirinya. Sebagai Menag hanya bisa memberikan motivasi. Meskipun NU diberi sesuatu, ia meminta NU harus tetap terbuka dan harus tetap inklusif serta memberikan terbaik untuk kepentingan yang lebih besar.

"Meski mengklaim Kemenag sebagai hadiah untuk NU, saya memastikan lembaga ini tetap inklusif. Semua kebijakan diambil dengan mempertimbangkan semua agama dan golongan," tutur dia.

Ia meminta publik agar menilai apa yang telah dilakukan Kemenag selama ini untuk kepentingan umat semua. Gus Yaqut juga menyebut pejabat di Kemenag juga berasal dari berbagai golongan dan agama.

"Silahkan lihat ada Dirjen PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umroh) itu dari Muhammadiyah. Kemudian Itjen (inspektorat jenderal) Kemenag dari NU. Ada kolaborasi semua golongan di Kemenag dan tidak ada perbedaan," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Dibanding Bikin Kontroversi, PAN Ingatkan Menag Kerja Tingkatkan Toleransi

#Menteri Agama #Menag Gus Yaqut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dapat Dukungan Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus sebagai Menteri Agama
Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat dukungan maju sebagai calon Ketum PBNU. Namun, ia tetap fokus menjalankan amanah sebagai Menag.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Dapat Dukungan Maju Ketum PBNU, Nasaruddin Umar Tegaskan Fokus sebagai Menteri Agama
Indonesia
Yaqut Cholil Qoumas Hormati Pengadilan Tipikor, Tegaskan Putusan Sela bukan Vonis
Menurut Yaqut, proses persidangan dengan agenda pembuktian akan menjadi ruang baginya untuk menyampaikan pembelaan serta fakta-fakta terkait dengan perkara dugaan korupsi kuota haji.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Yaqut Cholil Qoumas Hormati Pengadilan Tipikor, Tegaskan Putusan Sela bukan Vonis
Indonesia
Kemenag Sebut Menteri Agama Mundur dari Jabatannya Hoaks
Isu mundurnya Menag pertama kali dipublikasikan salah satu media online.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Kemenag Sebut Menteri Agama Mundur dari Jabatannya Hoaks
Indonesia
Kubu Gus Yaqut Pastikan KPK hanya Sita Paspor dan Catatan: tidak Ada Uang Rp 1 Pun
Membantah narasi yang menyebut KPK menyita uang Rp 100 miliar dari rumah Yaqut.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Kubu Gus Yaqut Pastikan KPK hanya Sita Paspor dan Catatan: tidak Ada Uang Rp 1 Pun
Indonesia
Gus Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Selain itu, Yaqut juga didakwa melakukan perbuatan tersebut bersama mantan staf khususnya.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Gus Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Indonesia
Penahanan Tersangka Kuota Haji Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Ditangguhkan
Status penahanan Yaqut sempat dialihkan menjadi tahanan rumah pada 19 Maret 2026 atas permohonan keluarga, namun kembali ditahan di rumah tahanan KPK pada 24 Maret 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Penahanan Tersangka Kuota Haji Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Ditangguhkan
Indonesia
Ke-3 Kalinya KPK Perpanjang Penahanan Yaqut Cholil Qoumas, Ngaku Masih Konfirmasi Barang Bukti
Perpanjangan itu menjadi yang ketiga kalinya setelah sebelumnya masa tahanan Yaqut diperpanjang sejak 8 Mei 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Ke-3 Kalinya KPK Perpanjang Penahanan Yaqut Cholil Qoumas, Ngaku Masih Konfirmasi Barang Bukti
Indonesia
Sambut 1 Muharam 1448 H, Menag Tekankan Pentingnya Persaudaraan dan Integritas
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat persatuan, hingga semangat perubahan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Sambut 1 Muharam 1448 H, Menag Tekankan Pentingnya Persaudaraan dan Integritas
Indonesia
Pejabat Terima Gratifikasi dan Suap, Menteri Agama: Dosanya Sangat Besar
Dalam Islam, hadiah yang diterima karena jabatan dapat berubah status menjadi gratifikasi yang dilarang.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Pejabat Terima Gratifikasi dan Suap, Menteri Agama: Dosanya Sangat Besar
Indonesia
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar buka suara soal Presiden Prabowo Subianto yang menyalurkan lebih dari seribu hewan kurban
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Presiden Prabowo Salurkan Seribu Lebih Ekor Sapi pada Momen Idul Adha, Selaras dengan Semangat Kurban
Bagikan