Markas KPK Disulap Jadi Showroom, Tampilkan Mobil hingga Motor Mewah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Desember 2024
Markas KPK Disulap Jadi Showroom, Tampilkan Mobil hingga Motor Mewah

Gedung Merah Putih KPK jadi tempat lelang aset-aset sitaan koruptor. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyulap markasnya menjadi showroom kendaraan mewah hasil sitaan para kotuptor hari ini, Jumat (6/12).

Mobil hingga motor mewah hari ini dipajang di seluruh area Gedung Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) pada 9-10 Desember mendatang.

Kendaraan tersebut merupakan rampasan dari 13 perkara yang akan dilelang. Berdasarkan pantauan Merahputih.com, tampak Mobil Lexus dan Mercedes Benz di depan pintu kantor.

Baca juga:

Catat! Ini Cara Ikut Lelang Barang Sitaan Koruptor di KPK

Selain itu, ada pula empat motor Harley Davidson tampak menghiasi bagian dalam lobi. Menurut Jaksa Eksekutor KPK Syarkiyah, semua kendaraan tersebut dipajang agar bisa dilihat masyarakat.

“Dalam rangka Hakordia supaya masyarakat bisa melihat barang-barang yang mau kita lelang,” ujar Syarkiyah.

Motor-motor mewah sitaan koruptor yang dilelang KPK. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ia mengatakan mobil dan motor tersebut hanya beberapa contoh yang dibawa dari Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) KPK, Jakarta Timur.

“Kami enggak bisa langsung bawa semuanya. Ada tiga mobil, empat motor dan empat tas,” tuturnya.

Baca juga:

KPK Lelang Ratusan Barang Hasil Korupsi, Mulai dari Mobil hingga Perhiasan

Sebelumnya, Syarkiyah mengatakan barang tersebut banyak dimiliki terdakwa kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) eks Pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu Rafael Alun Trisambodo.

Ada beberapa barang milik Eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto dan Bupati Bangkalan nonaktif Abdul Latif .

"Ada 13 perkara, ada perkara Abdul Latif, Eko Darmanto, dan Rafael Alun. Paling banyak dari perkara Rafael Alun," ujarnya.

Baca juga:

KPK Lelang 35 Barang Mewah Istri Rafael Alun, Nilainya Capai Rp 1,2 M

Dalam acara tersebut, KPK juga melelang barang tak bergerak berupa tanah dan bangunan yang disita dari Rafael Alun.

"Barang tak bergerak itu sendiri semua didominasi Rafael Alun. Aset dia semua yang disita, ada mobil dan motor," ucapnya.

Dalam pelelangan tersebut, KPK juga menyediakan 2 sepeda, 20 handphone, 2 laptop, 15 perhiasan, 30 tas, 1 jam tangan, 1 belt, 2 dompet, dan berbagai perhiasan.

"Lelangnya mulai 5-10 Desember 2024. Mulai pukul 10.00-15.00 WIB," pungkasnya. (Pon)

#KPK #Aset Koruptor #Otomotif
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Periksa Pendiri Indonesia Audit Watch, KPK Dalami Pengondisian Saksi Kasus Bea dan Cukai
Lembaga antirasuah menduga ada upaya mengumpulkan informasi atau materi pemeriksaan saksi kasus tersebut.
Dwi Astarini - 44 menit lalu
Periksa Pendiri Indonesia Audit Watch, KPK Dalami Pengondisian Saksi Kasus Bea dan Cukai
Indonesia
Viral Foto Tumpukan Uang Valas Dikaitkan dengan Silmy Karim, KPK Beri Klarifikasi
KPK menegaskan foto tumpukan uang valuta asing yang viral di media sosial bukan berasal dari penggeledahan rumah Silmy Karim.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Viral Foto Tumpukan Uang Valas Dikaitkan dengan Silmy Karim, KPK Beri Klarifikasi
Indonesia
Heri Gunawan dan Istri Mangkir dari Panggilan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi CSR BI-OJK
KPK mengungkap Heri Gunawan dan istrinya, Kartini Buchari, mangkir dari pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi dana CSR BI dan OJK.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Heri Gunawan dan Istri Mangkir dari Panggilan KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi CSR BI-OJK
Indonesia
KPK Buka Peluang Dalami Keterlibatan Anggota BPK Bobby Rizaldi dalam Kasus Suap Audit Muara Enim
Penyidik akan menelusuri apakah Angga masih berkoordinasi dengan mantan atasannya setelah Bobby menjabat anggota BPK.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
KPK Buka Peluang Dalami Keterlibatan Anggota BPK Bobby Rizaldi dalam Kasus Suap Audit Muara Enim
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
KPK mengungkap dugaan suap Rp 1,6 miliar untuk mengubah hasil audit BPK terhadap Pemkab Muara Enim. Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
Indonesia
Jadi Tersangka Baru OTT Bupati Muara Enim, Pejabat BPK Titin Rita Lestari Berdalih Cuma Pelaksana
KPK menetapkan Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel, Titin Rita Lestari, sebagai tersangka kasus suap pengaturan temuan BPK.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Jadi Tersangka Baru OTT Bupati Muara Enim, Pejabat BPK Titin Rita Lestari Berdalih Cuma Pelaksana
Indonesia
Fitroh Rohcahyanto Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG, Tegaskan tak Kenal Sony Sonjaya
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto menegaskan, bahwa ia tak mengenal Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Ia juga tak terlibat kasus korupsi MBG.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Fitroh Rohcahyanto Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG, Tegaskan tak Kenal Sony Sonjaya
Indonesia
KPK: Yayasan Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto Sudah Berdiri Sebelum Ada Program MBG
“Yayasan ini fokus pada kegiatan sosial, seperti pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” Jubir KPK Budi Prasetyo
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
KPK: Yayasan Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto Sudah Berdiri Sebelum Ada Program MBG
Indonesia
Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto Diisukan Terkait MBG, Begini Tanggapan KPK
Pada 3 Juni 2026, Kejagung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, serta mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam tata kelola program MBG.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto Diisukan Terkait MBG, Begini Tanggapan KPK
Indonesia
KPK Sita Rp 500 Juta dalam OTT ASN BPK, Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
KPK menyita Rp 500 juta dalam OTT terhadap lima ASN BPK terkait dugaan suap temuan audit proyek pengadaan di Pemkab Muara Enim. Perkara kini naik ke tahap penyidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
KPK Sita Rp 500 Juta dalam OTT ASN BPK, Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
Bagikan