Marinir Berikan Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Bencana Alam NTT

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 11 April 2021
Marinir Berikan Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Bencana Alam NTT

Tim Satgas Kesehatan Korps Marinir TNI AL memberikan pemulihan trauma kepada anak-anak korban bencana banjir bandang NTT. (Foto: MP/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Satgas Kesehatan Korps Marinir TNI AL memberikan pemulihan trauma atau trauma healing, serta edukasi kepada anak-anak yang terkena bencana banjir bandang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 113 anak-anak itu tengah berada di posko pengungsian Lembata Nusa Tenggara Timur, Sabtu (10/4).

Dansatgas Mayor (Mar) Donny mengatakan, kegiatan ini sebagai rasa empati tim medis dari Batalyon Kesehatan Korps Marinir TNI AL.

Baca Juga:

Jokowi Pantau Penanganan Dampak Bencana Siklon Seroja di NTT

"Ini upaya untuk pemulihan trauma dan menguatkan psikologi anak yang dikhawatirkan terganggu akibat musibah banjir bandang yang melanda permukiman mereka, " kata Donny kepada wartawan, Sabtu (10/4).

Donny menjelaskan, pihaknya juga memberikan hiburan sehingga anak-anak yang terdampak banjir bandang.

"Mereka terlihat antusias mengikuti karena terhibur dan terlihat senang," sebut Donny.

Selain memberikan hiburan, tim medis dari Satuan Tugas Korps Marinir TNI AL memberikan edukasi kepada anak-anak agar selalu menerapkan protokol kesehatan COVID- 19. Yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan," ujar Donny.

Tim Satgas Kesehatan Korps Marinir TNI AL memberikan pemulihan trauma atau trauma healing, serta edukasi kepada anak-anak yang terkena bencana banjir bandang Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: MP/Istimewa)
Tim Satgas Kesehatan Korps Marinir TNI AL memberikan pemulihan trauma kepada anak-anak korban bencana banjir bandang NTT. (Foto: MP/Istimewa)

Donny yakin, dengan adanya kegiatan ini, anak-anak dapat ceria kembali serta terhibur dan menyongsong masa depan tanpa gangguan psikologis.

"Karena dikhawatirkan anak-anak yang menjadi korban bencana alam mengalami masalah gangguan kesehatan mental yang akhirnya berdampak dapat perilaku sosial anak sehari-hari” ungkap Donny.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memastikan kebutuhan logistik para pengungsi tercukupi.

"Untuk pengungsian juga sudah dipastikan untuk logistiknya cukup. Hanya tadi ada dari masyarakat menyampaikan bahwa BBM-nya mahal. Saya terima (masukannya)," ujar Presiden Jokowi.

Baca Juga:

Korban Meninggal Bencana Alam NTT Capai 165 Jiwa

Orang nomor satu di Indonesia itu juga mengatakan, distribusi bantuan dan pencarian korban hilang terhambat kondisi medan.

Namun demikian, dia menegaskan telah memerintahkan pencarian terus dilakukan.

"Tapi kita lihat di lapangan memang keadaannya bebatuan besar yang itu menyulitkan alat-alat berat. Tapi saya perintahkan dicari dan ditemukan yang hilang 45 orang," ujar Jokowi.

Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor di NTT mencapai 165 orang. (Knu)

Baca Juga:

RS Lapangan Marinir TNI-AL Diserbu Korban Bencana Banjir Bandang NTT

#Marinir #NTT #Bencana Alam #Trauma Healing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Bagikan