Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Ilustrasi: Tim SAR gabungan mengevakuasi korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). Berdasarkan hasil asesmen tim SAR gabungan bersama pihak desa setempat hingga pukul 12.30 WIB, sebanyak 34 Kepala Keluarga (KK) atau 113 jiwa terdampak bencana tanah longsor dengan rincian 23 orang selamat, delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/wsj.
MerahPutih.com - Operasi pencarian korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus dilakukan. Masih ada puluhan orang yang dinyatakan hilang.
Longsor di wilayah banCisarua memiliki skala yang cukup besar dan kompleks, sehingga menyulitkan proses pencarian korban di lapangan dengan perkiraan panjang lidah longsor mencapai 2.009 meter dan lebar 140 meter.
Tim SAR gabungan menyebut telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkannya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii memaparkan, hari ini telah ditemukan empat jenazah hingga pukul 13.00 WIB dan sekitar 61 korban lainnya diperkirakan masih tertimbun.
Baca juga:
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
“Jumlah korban yang berhasil dievakuasi hari ini sebanyak empat jenazah, sehingga total korban yang diserahkan berjumlah 29 sejak pertama kali operasi SAR dilaksanakan,” katanya.
Sebanyak 17 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan proses lainnya masih terus berlangsung oleh aparat kepolisian.
“Untuk jumlah korban yang telah teridentifikasi, kewenangan secara hukum berada pada pihak Polri. Informasi terakhir yang saya terima, 17 korban telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga,” tambahnya.
Ia menjelaskan, pihaknya pada hari ini kembali melanjutkan proses pencarian dan evakuasi korban longsor Cisarua dengan mengerahkan personel gabungan serta sembilan alat berat di sejumlah titik terdampak.
Upaya pencarian juga diperkuat dengan dukungan unsur udara untuk menjangkau area yang sulit diakses melalui jalur darat.
“Untuk unsur udara, hari ini dioperasikan tiga pesawat helikopter, masing-masing dari TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Laut. Selain itu drone juga dioperasikan,” ujarnya.
Keterbatasan akses jalan menuju lokasi longsor menjadi salah satu hambatan proses evakuasi sehingga hanya alat berat berukuran kecil dan sedang yang dapat dioperasikan," ucapnya.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka
Pemerintah Janji Evaluasi Bencana dari Hulu Sampai Hilir, Bakal Bikin Tim Penanggulangan
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang