MENURUT situs Nature Today, ahli biologi Dr Wieger Wamelink dari Wageningen University, Belanda, menemukan cacing pada 'tanah Mars'.
Wamelink mengadakan penelitian biologi pada tanah yang dibuat persis seperti tanah yang ada di Mars. Tanah contoh itu diambil dari Hawaii yang dibuat dengan hasil olah data yang direkam oleh NASA.
Wamelink terkejut dengan hasil penelitiannya. Ia mengatakan bahwa adanya cacing pada 'tanah Mars', memberikan harapan besar bagi kolonialisasi Mars oleh manusia. Dengan demikian manusia dapat menanam apa saja di tanah Mars.
Bisa jadi demikian adanya. Mengingatkan pada film The Martian (2015) yang dibintangi oleh Matt Damon. Berkisah tentang astronot yang tertinggal di Mars. Ia berusaha hidup dengan menanam tumbuhannya di tanah Mars. Alhasil dia berhasil.
Bisa jadi dengan penelitian yang dilakukan oleh Wamelink, manusia dapat menanam tumbuhan di tanah Mars. Wamelink sama sekali tidak pernah berpikir bahwa tanah yang ditelitinya dapat memunculkan cacing yang dianggap oleh para ahli sebagai bentuk kehidupan awal. Dia berkeyakinan bahwa manusia bisa melakukan kolonialisasi Mars di tahun 2030. (psr)