Mantan Gubernur Minta Pemprov DKI Evaluasi Kawasan Pluit Dijadikan Pusat Kuliner
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. (ANTARA/Sigid Kurniawan)
MerahPutih.Com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ikut mengomentari kebijakan Pemprov DKI melalui PT. Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) yang akan merombak kawasan zona hijau menjadi pusat kuliner di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Menurut dia, Pemprov DKI harus mengevaluasi kawasan yang total lahannya 2,3 hektare itu. Ia pun meminta untuk merubah fungsinya menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Baca Juga:
Sekedar informasi di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pernah membuat RTH di kawasan itu yang sebelumnya dijadikan sebagai pasar bunga.
"Tolong evaluasi, kalau saya sih minta kembalikan lagi menjadi RTH, jsutru fokus kita perbanyak RTH dan perbanyak ruang terbuka biru," kata Djarot di Jakarta, Senin (10/2).
Menurut dia, saat ini Pemprov DKI harus fokus dalam mengentasan masalah banjir dengan cara memperbanyak ruang terbuka hijau, waduk, mengeruk sungai di DKI.
"Kalau kita mau atasi banjir di Jakarta, perbanyak RTH dan ruang terbuka biru dan rawat seperti waduk, sungai, keruk," papar dia.
Baca Juga:
Anies Berdalih Jakarta Kebanjiran Karena Curah Hujan Tinggi
Ketua DPP PDI Perjuangan ini pun mempertanyakan Pemprov DKI yang merubah kawasan zona hijau di Penjaringan itu dijadikan sebagai tempat komersil.
"Kita memperbanyak RTH, saya tidak tahu bagaimana kerjanya, kenapa dijadikan kuliner," pungkasnya.(Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba