Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Maling Motor, Seorang Guru Honorer Ditangkap

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 27 Oktober 2017
Maling Motor, Seorang Guru Honorer Ditangkap

Ilustrasi pencurian motor.Ilustrasi. (Pixals.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Seorang guru honorer asal Bangkalan, Madura dibekuk polisi karena mencoba mencuri sepeda motor yang di parkiran Alfamart, Ambengan, Surabaya. Pria berinisial KS 39 tahun itu ditangpak bersama rekannya MR 35 tahun.

"Aksinya tepergok pemilik sepeda motor, yang kemudian kedua pelaku ditangkap oleh warga sekitar," ujar Kepala Polsek Genteng Surabaya Komisaris Polisi Ari Trestiawan kepada wartawan di Surabaya, Jumat (27/10).

Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Genteng Surabaya menangkap pria berinisial KS, yang sehari-harinya bekerja sebagai guru honorer di sebuah sekolah dasar di Surabaya karena terlibat pencurian sepeda motor.

Kepada polisi, KS berdalih baru melakukan pencurian sepeda motor sekitar sebulan terakhir karena pekerjaannya sebagai guru honorer dirasa tak cukup memenuhi kebutuhan keluarganya.

"Dia bilang honornya sebagai guru per bulan cuma Rp 700 ribu, sedangkan anaknya berjumlah empat orang," kata Ari.

Atas alasan itu KS kemudian menggandeng rekannya, MR, untuk mencari tambahan penghasilan selepas mengajar, yaitu dengan cara mencuri sepeda motor sejak sebulan terakhir.

"Kebanyakan keduanya beraksi di malam hari, berboncengan mengendarai sebuah sepeda motor sebagai sarana mencari sasaran sepeda motor yang akan dicurinya," ujar Kompol Ari sebagaimana dilansir Antara.

Penyelidikan sementara yang dihimpun polisi mengungkap selama sebulan terakhir kedua pelaku telah mencuri sepeda motor di sebanyak enam tempat kejadian perkara.

"Menurut keterangan pelaku, motor-motor yang berhasil mereka curi kemudian dijual ke Madura. Untuk Honda Beat biasanya laku Rp1,7 juta, sedangkan untuk Honda Vario biasa terjual Rp2,5 juta. Hasilnya dibagi rata oleh keduanya," terang Kompol Ari.(*)

#Curanmor #Penangkapan Curanmor #Guru Honorer
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Temukan Motor Hasil Curanmor yang akan Dikirim ke Jambi, Bermula dari Kiriman Mencurigakan
Motor itu merupakan hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor atau curanmor yang ditangani jajaran Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Polda Metro Jaya Temukan Motor Hasil Curanmor yang akan Dikirim ke Jambi, Bermula dari Kiriman Mencurigakan
Indonesia
Modal Test Pen, Bapak-Bapak Nekat Gasak 2 Motor di Jaksel Demi Bayar Sekolah Anak
Polisi menangkap pria berinisial ADP (32) yang mencuri dua motor di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Motifnya untuk bayar daftar ulang sekolah anak.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Modal Test Pen, Bapak-Bapak Nekat Gasak 2 Motor di Jaksel Demi Bayar Sekolah Anak
Indonesia
Pengamat Minta Polda Metro Diminta Segera Kembalikan Ratusan Kendaraan Hasil Curian, itu Alat Cari Nafkah
Apabila memungkinkan, aparat penegak hukum dapat menerapkan pinjam pakai terhadap kendaraan yang menjadi alat kerja korban selama proses hukum masih berjalan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Pengamat Minta Polda Metro Diminta Segera Kembalikan Ratusan Kendaraan Hasil Curian, itu Alat Cari Nafkah
Indonesia
Kendaraan Hasil Curanmor akan Dikembalikan ke Pemilik, Ini Syarat dari Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya mengungkap 141 kasus curanmor di Jabodetabek. Sebanyak 317 tersangka ditangkap dan 156 kendaraan hasil curian diamankan, termasuk 15 mobil dan 141 motor.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Kendaraan Hasil Curanmor akan Dikembalikan ke Pemilik, Ini Syarat dari Polda Metro Jaya
Indonesia
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Selain itu, agar pengangkatan guru, pamong belajar, penilik, dan pengawas sekolah dilakukan pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Indonesia
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Sebagai langkah konkret, pemerintah harus memberikan rekognisi khusus bagi guru dengan masa pengabdian minimal lima hingga sepuluh tahun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Indonesia
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Esti mendesak pemerintah memastikan kecukupan tenaga pendidik di daerah-daerah melalui pengangkatan yang sesuai aturan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Indonesia
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Ia meminta para guru non-ASN tetap tenang dan melihat kebijakan terbaru ini sebagai momentum percepatan status menjadi PNS atau PPPK
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Indonesia
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Kekhawatiran mendalam menyelimuti sekitar 237.146 guru honorer yang merasa terancam kehilangan pekerjaan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Indonesia
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Pemerintah perlu segera melakukan pendataan ulang terhadap tenaga non-ASN yang belum terdaftar dalam basis data BKN guna mempercepat proses administrasi penyerapan formasi ASN secara sistematis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Bagikan