Parenting

Maksimalkan Periode Winning Window untuk Kembangkan Kemampuan Motorik dan Kognitif Anak

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 12 Agustus 2022
Maksimalkan Periode Winning Window untuk Kembangkan Kemampuan Motorik dan Kognitif Anak

Cukupi nutrisi si kecil pada periode The Winning Window. (Foto: Unsplash/Tanaphong Toochinda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SI kecil memiliki periode khusus untuk membentuk sistem imun yang optimal. Apabila moms dapat memanfaatkan periode khusus bernama winning window tersebut untuk memberikan nutrisi penting kepada si kecil, ia akan tumbuh cerdas dan siap bersaing di masa depan.

Winning Window merupakan periode ketika anak berada di rentang usia 0-8 tahun. Pada periode ini, moms mesti memerhatikan asupan yang diberikan untuk si kecil. Oleh karena itu, dr. Margareta Komalasari, SpA mengatakan salah satu bentuk intervensi penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil pada The Winning Window adalah melalui intervensi nutrisi.

Baca Juga:

Metode Kognitif Sederhana untuk Koreksi Salah Ketik

Menurut Margareta, pemberian nutrisi nan tepat akan membentuk sistem imun atau daya tahan tubuh yang kuat pada si kecil. Dengan begitu, seperti ditemukan dalam banyak penelitian, daya tahan tubuh yang kuat dapat membantu anak untuk mengembangkan keterampilan motorik halus 26 persen lebih baik dan memiliki nilai kognitif tiga poin lebih tinggi. "Motorik dan kognitif akan baik jika sistem imunnya baik," ujar Margareta dalam sebuah webinar beberapa waktu lalu

Perkembangan motorik dan kognitif berkaitan erat pada pertumbuhan anak. (Foto: Unsplash/Caleb Woods)

Perkembangan motorik dan kognitif berkaitan erat pada pertumbuhan anak. Saat anak mulai melakukan gerakan motorik, otomatis kognitif anak juga mulai berkembang. Bahkan, apabila ada keterlambatan pada gerakan motorik kasar, akan berpengaruh terhadap perkembangan kognitif anak. Biasanya keterlambatan tersebut didasari karena kekurangan nutrisi di periode winning window.

Oleh karena itu, Psikolog Anak & Keluarga Saskhya Aulia Prima, M.Psi., juga menerangkan bahwa si kecil bisa menjalani proses pembelajaran motorik dan kognitif dengan maksimal apabila tubuhnya sehat. "Motorik adalah pintu belajar utama. Makanya harus sehat dulu anak," ujar Saskhya yang juga hadir pada kesempatan tersebut.

Baca Juga:

Hal yang Harus Dilakukan Saat Orangtua Punya Gaya Parenting Berbeda

Tak kalah penting, lanjut Saskhya, untuk membentuk kemampuan motorik dan kognitif anak, dibutuhkan peran ibu. Para moms kata Saskhya harus memiliki jiwa pemenang. Itu berarti moms harus menjadi sosok mama yang tergerak untuk terus belajar dan menerapkan pendekatan parenting yang berkembang seiring waktu dan berorientasi masa depan.

Salah satu peran The Winning Mom yang harus segera diterapkan pada periode winning window ialah melakukan stimulasi sejak dini. "Terutama mengoptimalkan periode sensitif yaitu usia 0-8 tahun dengan memberikan stimulasi yang tepat," papar Saskhya.

Dibutuhkan peran ibu untuk perkembangan anak. (Foto: Unsplash/Thiago Cerqueira)

Salah satu stimulasi yang direkomendasikan adalah 8 Winning Skills. Stimulasi tersebut dikembangkan oleh Nutrilon Royal besama dengan sejumlah ahli tumbuh kembang anak dan dokter anak. Delapan kemampuan tersebut akan menjadi salah satu alat bantu mempersiapkan si Kecil menghadapi kehidupan bermasyarakat yang dinamis dan berubah dengan cepat di masa depan

8 Winning Skills tersebut antara lain:

1. Attention: kemampuan untuk mengarahkan perhatian terhadap sesuatu.

2. Focus: kemampuan untuk menyelesaikan sesuatu yang dimulai sampai akhir.

3. Memory: kemampuan mengingat dengan baik seperti peristiwa, benda atau orang.

4. Language: kemampuan untuk memahami dan berkomunikasi dengan bahasa yang tepat.

5. Psychomotor: keterampilan jasmani dan berhubungan dengan aktivitas fisik.

6. Logic: kemampuan untuk menganalisa informasi.

7. Reasoning: kemampuan untuk memahami dan membangun proses berpikir.

8. Decision Making: kemampuan untuk mengambil keputusan berdasarkan analisa yang telah dilakukan.

Selain itu, Brand Manager Nutrilon Royal Velan Sormin mengatakan untuk mengoptimalkan periode The Winning Window, moms perlu memberikan susu pertumbuhan diperkaya dengan FOS:GOS yang telah teruji klinis dapat membantu meningkatkan imunitas, serta mengandung Omega 3, Omega 6, dan DHA untuk perkembangan kognitif si kecil. (ikh)

Baca Juga:

Hati-hati Terjebak Dalam Pola Asuh Hyper-Parenting

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Berita Foto
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan
President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus memberikan pemaparan dalam peluncuran Express Discharge di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 12 November 2025
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan
Indonesia
Cak Imin Imbau Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Daftar Ulang Biar Bisa Diputihkan
Pemerintah akan memutihkan tunggakan 23 juta peserta BPJS Kesehatan mulai akhir 2025.
Wisnu Cipto - Rabu, 05 November 2025
Cak Imin Imbau Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Daftar Ulang Biar Bisa Diputihkan
Bagikan