Makanan dan Minuman yang Mempersingkat Hidup
Jangan pernah mengonsumsi alkohol. (Foto: Unsplash/Julia Nastogadka)
SEMUA orang pastinya ingin tahu rahasia di balik hidup dengan usia yang lebih lama. Meskipun tidak ada yang tahu alasan pasti apa yang dapat membantu seseorang memiliki umur Panjang.
Tetapi menjalani pola hidup sehat dengan tidak mengonsumsi makanan dan minuman secara sembarang adalah satu hal yang pasti membantu kamu memperpanjang umur.
Baca Juga:
Makanan Sehat Ini Jadi Sumber Penyakit Jika Dikonsumsi Berlebihan
Namun, seperti dilaporkan Health, beberapa makanan dan minuman sebenarnya dapat merusak peluang kamu untuk memiliki umur panjang dengan mengacaukan komponen dalam sel yang disebut telomer. Masalahnya, saat sel bereplikasi, telomer menjadi lebih pendek dari waktu ke waktu, demikian menurut Ilmu Kesehatan Universitas Utah.
Saat telomer memendek, hal itu dapat memicu sel untuk tidak berfungsi dan mati. Lalu telomer yang lebih pendek telah dikaitkan dengan kondisi seperti kanker dan penyakit kardiovaskular.
Ada makanan dan minuman yang dapat menyebabkan pemendekan telomer. Oleh karena itu, segera batasi makanan dan minuman ini, misalnya:
1. Soda
Soda manis merupakan musuh besar bagi telomer. Sebuah studi baru-baru ini terhadap 5.309 orang dewasa di American Journal of Public Health menemukan bahwa porsi 20 ons soda setiap hari dikaitkan dengan 4,6 tahun penuaan.
Sementara itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa meminum soda diet setiap hari dikaitkan dengan risiko 67 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2. Pemanis buatan juga dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi gula.
2. Daging
Larangan lain untuk telomer adalah daging olahan, seperti hot dog dan pepperoni. Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi satu atau lebih porsi daging olahan setiap minggu memiliki telomer yang lebih pendek daripada mereka yang tidak mengonsumsinya.
Baca Juga:
Semetara itu, asupan daging merah yang lebih tinggi, seperti hamburger dan steak, juga telah lama dikaitkan dengan penyakit jantung dan kanker, yang pada akhirnya dapat dikaitkan dengan efeknya pada telomer.
3. Alkohol
Seperti daging merah, alkohol juga mendapatkan reputasi buruk karena hubungannya dengan kondisi kesehatan kronis. Sebuah penelitian yang dipresentasikan pada Pertemuan Tahunan American Association for Cancer Research 2010 menemukan alkohol juga dapat mempercepat pemendekan telomer.
Para peneliti mengamati DNA serum individu yang menyalahgunakan alkohol (22 persen minum empat atau lebih minuman per hari) dan mereka yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah sedang, dapat menyebabkan telomer secara dramatis lebih pendek. (ref)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya