Kesehatan

Makanan Bergizi Bantu Ringankan Kecemasan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 07 Februari 2022
Makanan Bergizi Bantu Ringankan Kecemasan

Makanan bergizi membantu meredakan kecemasan. (pexels Trang Doan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KECEMASAN sebagai gangguan kesehatan mental membutuhkan banyak pendekatan untuk mengelolanya secara efektif. Biasanya kecemasan ditandai dengan perasaan tegang, khawatir, dan gugup secara terus-menerus. Hal itu dapat menggangu kehidupan sehari-hari. Penderita kecemasan biasanya akan berkunjung ke dokter dan medapatkan pengobatan utama yang tepat seperti obat ataupun terapi.

Selain mengonsumsi obat atau mengikuti terapi dari dokter, kamu juga perlu berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi yang dapat membantu mendukung kesehatan mental, mengurangi gejala kecemasan, dan menjadikan otak lebih baik. Seperti dilansir Pinkvilla, ahli diet Vidhi Chawla membagikan beberapa makanan yang dapat membantu meredakan kecemasan tetapi tetap dapat menyehatkan.

BACA JUGA:

3 Kesalahan Umum Biasa Dilakukan saat Muncul Serangan Panik


1. Buah beri

buah beri'
Mengonsumsi buah beri memberi banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. (pexels Susanne Jutzeler)


Saat merasa cemas, biasanya kamu akan memiliki keinginan untuk mengonsumsi makanan manis. Kamu bisa memakan buah beri agar lebih sehat. Buah beri memiliki kandungan Vitamin C dan antioksidan yang berfungsi meningkatkan kesehatan otak sehingga membantu meredakan kecemasan. Makanlah buah beri seperti blueberry, blackberry, atau stroberi agar kamu menjadi lebih rileks.

2. Teh

teh
Teh dapat mengurangi stres serta menenangkan saraf. (pexels Mareefe)


Saat stres dan mengalami kecemasan, banyak sekali orang yang melarikan diri dengan meminum minuman beralkohol. Faktanya, mengonsumsi minuman beralkohol dapat membuat tubuh menjadi lebih rusak.

Kamu bisa mengganti minuman beralkohol atau bersoda dengan teh herbal. Lavender, chamomile, daun teh hijau memiliki kandungan antioksidan yang dapat membantu menenangkan saraf. Teh herbal tersebut juga bisa membantu tidurmu menjadi lebih baik serta bisa melakukan detoksifikasi.


3. Cokelat

cokelat
Cokelat dapat mengatasi kegugupan yang kamu alami. (pexels Pixabay)


Gula memang cukup berbahaya bagi saraf. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh mengonsumsi cokelat. Dark chocolate bisa menjadi pilihan untuk mengatasi kegugupan. Cokelat hitam memiliki kandungan flavonol yang bermanfaat bagi fungsi otak dan memiliki efek neuroprotektif.

Flavonol dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Efek itu memungkinkan kamu untuk menyesuikan diri lebih baik dengan situasi stres yang dapat menyebabkan kecemasan dan gangguan mood. Namun, kamu tetap harus mengonsumsinya dalam jumlah sedang tidak perlu berlebihan.


4. Vitamin C

jeruk
Konsumsi buah dan sayur dapat menurunkan kecemasan. (pexels Taryn Elliott)


Vitamin C diketahui dapat meredakan stres yang hebat. Buah-buahan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, jeruk nipis, dan anggur juga bisa membantu penguatan terhadap saraf. Sayuran hijau seperti bayam, kubis, selada, peterseli dalam makanan dapat membantu menurunkan kecemasan.


5. Ikan

ikan salmon
Salmon memiliki kandungan omega-3 yang tinggi sehingga bsa menyeimbangkan hormon untuk menjaga kesehatan mental.(pexels Huy Phan)


Ikan memiliki kandungan omega-3 yang cukup tinggi dan asam lemak yang berfungsi menjaga fungsi kognitif otak, menyeimbangkan hormon, dan menenangkan. Kandungan nutrisi baik itu dapat menjaga kesehatan mental seseorang. Ikan memang bukanlah pilihan pertama bagi beberapa orang. Kamu bisa menggunakan variates ikan seperti salmon karena dapat bermanfaat untuk mengurangi kecemasan.(pid)

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan