MerahPutih.com - Pengusutan kasus baku tembak antaranggota Polisi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo belum menemui titik terang.
Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Agung Budi Maryoto berjanji bekerja secara transparan dalam melakukan pengusutan kasus penembakan antara Brigadir J dengan Bharada E ini.
Baca Juga:
Komnas HAM Bekerja Independen dalam Selidiki Kasus Baku Tembak Antaranggota Polisi
"Kami on the track, secepatnya kami ungkap," kata Agung Budi, Kamis (14/7).
Mantan Kapolda Sumatera Selatan ini menekankan bahwa tim khusus ini akan bekerja secara transparan, objektif, dan akuntabel. Semua temuan, informasi dan barang bukti akan dikumpulkan untuk menyimpulkan perkara ini sesuai dengan fakta yang ada.
"Kami tekankan dalam hal ini mengedepankan scientific crime investigation (SCI), sehingga hasilnya utuh, objektif, terbuka untuk masyarakat," katanya.
Ia menuturkan, setelah sehari dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tim khusus ini akan mendalami hasil olah TKP dan autopsi.
Baca Juga:
Respons Komnas HAM Diminta Terlibat Usut Kasus Polisi Tembak Polisi
"Kita lakukan langkah-langkah, pertama tentu melaksanakan pendalaman terhadap olah TKP, kemudian pendalaman hasil autopsi," ucap Agung.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk mengusut tuntas perkara tersebut.
"Pendalaman saksi dan menambah pemeriksaan saksi dimungkinkan," tutur Agung.
Sebelumnya, aksi saling tembak antarpolisi terjadi di rumah Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Jakarta, Jumat (8/7) lalu. Brigadir J tewas dalam kejadian tersebut.
Pelaku penembakan adalah Bharada E, pengawal Ferdy. Kepolisian mengklaim dugaan Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Ferdy. (Knu)
Baca Juga:
Olah TKP Polisi Adu Tembak di Rumah Kadiv Propam, 2 Brigjen Terlihat di Lokasi