Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lingkungan Kerja Sehat yang Bikin Produktif Dan Bersemangat

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 04 Maret 2020
Lingkungan Kerja Sehat yang Bikin Produktif Dan Bersemangat

Lingkungan kerja yang nyaman mendorong produktivitas. (Foto: Pixabay/freephotocc)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANPA disadari, kinerja seseorang banyak dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satu yang tak kalah penting adalah lingkungan tempat bekerja.

Laman Godok mengungkapkan bahwa kesehatan lingkungan kerja dapat terlihat atau tersembunyi. Pasalnya ini bisa berhubungan dengan kesehatan fisik dan mental seseorang.

Baca Juga:

Energi Meningkat di Pagi Hari, Harus Dicoba!


Suhu ruangan kerja

ruangan
Suhu ruangan kerja harus memberikan kenyamanan. (Foto: Pexels/Fauxels)


Selalu menyetel AC ruangan pada suhu minimum 16 derajat Celcius, jika suhu ruangan terlalu dingin akan berdampak pada turunnya konsentrasi dan akan berefek pada produktivitas.

Pencahayaan

cahaya
Cahaya harus sesuai kebutuhan pekerja. (Foto: Pexels/burst)


Bekerja dengan cahaya yang terang dapat memberikan semangat bekerja. Namun sebaliknya, tidak sedikit yang terganggu dengan cahaya dalam ruangan yang terlalu terang. Oleh karena itu, intensitas cahaya dalam suatu lingkungan kerja dianggap baik jika dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Cahaya dengan intensitas sedang justru dapat mendorong munculnya ide, produktivitas, dan suasana hati yang baik.

Baca Juga:

5 Perempuan yang Mampu Menjadi CEO Perusahaan Ternama


Toilet bersih

toilet
Toilet yang wangi akan membuat lingkungan menjadi sehat. (Foto: Pexels/Tim Mossholder)


Toilet merupakan hal yang esensial bagi para pekerja kantoran. Dengan demikian, keberadaan toilet di lingkungan kerja harus selalu dijaga kebersihannya. Hindari air menggenang ataupun bau tak mengenakan yang menyebar. Harus disadari bahwa toilet terdapat banyak virus dan bakteri, maupun jamur, dan karenanya harus dibersihkan setiap hari.


Ruang istirahat

kerja
Adanya ruangan untuk istirahat yang mengembalikan energi pekerja. (Foto: Pexels/mentatdgt)


Menyediakan ruangan istirahat dapaty membuat suasana hati dan pikiran orang lebih jernih dan positif. Tidak semua pekerja sanggup bekerja non-stop selama 8 jam, tanpa beristirahat. Ruang istirahat bisa menjadi tempat untuk memulihkan energi maupun mendobrak kebuntuan otak saat bekerja. Hal ini akan sangat berpengaruh bagi kesehatan mental para pekerja. (lgi)

Baca Juga:

Paket Spesial dari Apple untuk Pegawai yang Terdampak Virus Corona

#Pekerjaan #Dunia Kerja #Pekerja Kantoran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Berita Foto
Program Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli 2026, Targetkan 150 Ribu Peserta
Aktivitas sejumlah pekerja kantoran saat berjalan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Pancoran, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 06 Juli 2026
Program Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli 2026, Targetkan 150 Ribu Peserta
Indonesia
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Indonesia
Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 62 persen pekerja mendapat kenaikan gaji. Mayoritas naik 5 persen, sementara sektor teknologi menjadi yang tertinggi dengan 61 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Bagikan