Libur Nataru, Okupansi Hotel di Yogyakarta Diprediksi Capai 90 Persen

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 07 Desember 2020
Libur Nataru, Okupansi Hotel di Yogyakarta Diprediksi Capai 90 Persen

Pihak hotel di Yogyakarta menerapkan protokol kesehatan ketat terhadap para tamu. (Foto: MP/Humas Hotel Tentrem)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dipangkasnya jatah cuti akhir tahun tak membuat antusiasme masyarakat Indonesia berlibur merosot.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memprediksi, tingkat okupansi hotel pada Natal dan tahun baru (nataru) mencapai 90 persen.

Ketua DPD PHRI DIY Deddy Pranawa Eryana mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat disebabkan kebosanan setelah berbulan-bulan "mengurung diri" dalam rumah.

Baca Juga:

Peningkatan Aktivitas Merapi Turunkan Kunjungan Wisata ke Yogyakarta

“Kami optimistis (okupansi) bisa 90 persen. Hitungannya 90 persen bukan dari total kamar yang ada di sebuah hotel, tetapi dari total kamar yang diizinkan untuk dioperasionalkan pada masa pandemi yaitu 70 persen dari total kamar,” kata Deddy di Yogyakarta, Senin (7/12).

Ia memprediksi, kenaikan okupansi mulai terjadi sejak 20 Desember. Sementara puncak okupansi akan terjadi pada 28 Desember hingga 2 Januari 2020.

Hingga saat ini, lanjut Deddy, tamu yang menginap di hotel seluruh DIY masih didominasi wisatawan yang berasal dari Pulau Jawa. Paling banyak berasal dari Jawa Tengah, baru kemudian Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

“Tamu dari luar Pulau Jawa ke sini kebanyakan dari Sumatera seperti Lampung, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat. Ada juga dari Kalimantan Timur,” katanya.

Destinasi wisata pantai di Gunung Kidul DIY. (Foto: MP/Pemkab Gunung Kidul)
Destinasi wisata pantai di Gunung Kidul DIY. (Foto: MP/Pemkab Gunung Kidul)

Ia pun memastikan bahwa seluruh pelaku usaha hotel dan jasa akomodasi pariwisata akan memperketat menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya mengingatkan tamu yang tidak menggunakan masker, mewajibkan tamu mencuci tangan, dan pemeriksaan suhu tubuh.

Pihak hotel juga wajib membatasi jumlah dan jarak duduk peserta rapat atau pihak-pihak yang menyelenggarakan acara dalam ruangan.

Dedy menegaskan, pihak hotel tak segan menolak tamu yang masih membandel.

“Kami belajar banyak dari pengalaman menerima tamu sejak Agustus hingga Oktober. Pada saat itu, masih banyak tamu yang merasa sudah nonreaktif dari hasil rapid test lalu tidak menjalankan protokol kesehatan yaitu tidak pakai masker,” katanya.

Baca Juga:

Yogyakarta Perpanjang Status Darurat Bencana COVID-19 Sampai Akhir Tahun

Sebelumnya, Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, wisatawan yang akan berkunjung ke Yogyakarta diminta memastikan kondisi kesehatannya dengan melakukan swab test atau rapid test.

“Bagi pelaku usaha jasa pariwisata juga diminta menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, sehingga wisatawan yang datang pun merasa lebih aman dan terlindungi,” katanya. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Pemkot Yogyakarta Susun Buku Panduan Belajar Tatap Muka

#Yogyakarta #Wisata Yogyakarta #Libur Natal Dan Tahun Baru
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan