Ledakan Guncang Kashmir India, Diduga Serangan Drone dari Pakistan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 08 Mei 2025
Ledakan Guncang Kashmir India, Diduga Serangan Drone dari Pakistan

Tentara Pakistan mengamati daerah perbatasan yang jadi tempat wisata di Kashmir. (Foto: YouTube/Al Jazeera English)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Langit malam kota Jammu, Kashmir India, mendadak memerah oleh kilatan dan ledakan pada Kamis malam (2/5).

Reuters melaporkan suara sirene meraung, disertai cahaya merah dan proyektil di udara, diduga akibat serangan drone dari Pakistan.

Seorang pejabat keamanan India yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa lima distrik, termasuk Akhnoor, Samba, dan Kathua, mengalami serangan yang menyasar instalasi militer.

“Instalasi tentara kami sedang diserang, ini terjadi di lima distrik Jammu,” ujarnya seperti diwartakan Reuters.

Baca juga:

Pakistan Sebut 31 Orang Meninggal Akibat Serangan Rudal , Janji Respons Serangan India

Ketegangan Terparah dalam Dua Dekade

Belum ada tanggapan resmi dari Pakistan terhadap konflik yang memanas kembali sejak dua dekade terakhir. Namun sebelumnya, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif mengatakan bahwa balasan dari pihaknya “semakin tak terhindarkan.”

India mengklaim telah menghantam sembilan lokasi “infrastruktur teroris” di Pakistan sebagai respons atas serangan terhadap turis India yang terjadi 22 April lalu. Menurut India, serangan itu didukung Islamabad.

Pakistan membantah tuduhan ini, bahkan menyatakan telah menembak jatuh lima pesawat India. Namun, klaim ini dibantah Kedubes India di Beijing sebagai “informasi menyesatkan.”

Baca juga:

Konflik India-Pakistan Makin Panas, Puan Minta Pemerintah Prioritaskan Keselamatan WNI

Dunia Minta Tenang, Tapi Konflik Makin Panas

Pakistan juga menyebut telah menembak jatuh 25 drone India, sementara India mengklaim sistem pertahanannya berhasil mencegat drone dan rudal dari Pakistan.

Negara-negara besar seperti AS, Rusia, dan China menyerukan penurunan tensi.

Konsulat AS di Lahore bahkan mengeluarkan perintah bagi stafnya untuk tetap berlindung di tempat.

Namun, belum ada tanda dari India dan Pakistan untuk menurunkan ketegangan. (*)

#India #Pakistan #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Dunia
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Sebanyak 30 orang, termasuk 29 siswa dan seorang guru, dilaporkan tewas setelah atap sebuah sekolah swasta ambruk di Pakistan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Baku tembak masih berlangsung antara para penyerang dan pasukan keamanan di lokasi kejadian yang berada di distrik Kohat, Khyber Pakhtunkhwa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Dunia
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Para pemimpin BRICS juga menyatakan “komitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan, dan keutuhan wilayah Suriah”.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Pemimpin BRICS Kecam dan Serukan Isrel Tarik Pasukan dari Palestina dan Lebanon dan Suriah
Indonesia
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi bentuk perhatian dan apresiasi bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Kedatangan Presiden Prabowo di KTT ke-18 BRICS Diharapkan Bukan Sekedar Hadiri Dialog
Bagikan