Kesehatan

Lebih Memiliki Banyak Manfaat Makan Pisang Mentah

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 07 Juni 2022
Lebih Memiliki Banyak Manfaat Makan Pisang Mentah

Pisang matang kalah dengan pisang mentah dalam kadar serat. (Foto: Unsplash/Louis Hansel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PISANG mentah bukanlah pilihan untuk dikonsumsi orang. Pisang matang tentunya lebih menjadi pilihan untuk dikonsumsi langsung atau melalui berbagai olehan, semisal pisang goreng atau kolak. Umumnya orang menyukai buah pisang karena memiliki rasa yang manis serta mudah didapatkan dengan harga yang murah.

Ternyata buah pisang yang masih mentah memiliki banyak manfaat buat tubuh kita, cocok buat orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes dan obesitas. Pisang yang belum matang memiliki kandungan gula rendah tetapi memiliki serat yang tinggi.

Baca Juga:

Kucing yang Dikebiri Cenderung Jadi Gemuk? Ini Penyebabnya

pisang
Pisang mentah membantu kesehatan usus. (Foto: Pexels/Kindel Media)

Kesehatan usus


Pisang mentah memiliki kandungan pati resistan dan mempunyai fungsi serat prebiotic. Jenis pati ini tidak dicerna dalam perut. Pati resistan memiliki perbedaan karena zat ini masuk ke dalam usus besar dan menjadi bahan makanan untuk bakteri sehat yang hidup pada usus besar. Juga membantu mikrobioma berkembang dan meningkatkan kesehatan pada usus. Kandungan Pati resistan memiliki manfaat untuk mengurangi diare, semebelit dan masalah pencernaan lainnya.

Gula darah


Pisang mentah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan pisang yang sudah matang. Pada pisang mentah indeks glikemiknya 30 sedangkan pisang matang 51. Makanan yang mengandung indeks glikemik rendah tidak akan menyebabkan gula pada darah meningkat dengan cepat.

Baca Juga:

Kenali Pemicu Keinginan Makan yang Asin-Asin

pisang
Pisang mentah yang kaya serat cocok untuk orang yang hendak menurunkan berat badan. (Foto: Pixabay/geralt)

Berat badan


Pisang mentah memiliki banyak serat. Ini yang kemudian membuat terasa lebih keyang. Pisang mentah sangat cocok untuk dijadikan cemilan bagi kamu yang menjalankan program diet. Jadi ini sangat bagus buat kalian yang ingin makan tetapi cepat kenyang.

Kardiovaskular


Gangguan pada kardiovaskular merupakan penyakit akibat dari gangguan metabolism yang berkaitan erat dengan penyakit diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Pati resistan yang dimiliki oleh pisang mentah merupakan sumber pati yang baik. Menurut penelitian pada hewan yang dirilis dalam Journal of Nutrition, pati resistan membantu menjaga kolesterol tetap terkendali. Karena kadar kolesterol yang terkendali ini memiliki kaitan dengan penurunan penyakit pada sistem kardiovaskular.(den)

Baca Juga:

Obat Tepat Redakan Batuk-Pilek pada Anak

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - 1 jam, 8 menit lalu
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan