Kesehatan

Obat Tepat Redakan Batuk-Pilek pada Anak

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 06 Juni 2022
Obat Tepat Redakan Batuk-Pilek pada Anak

Obat yang tepat bantu anak sembuh dari batuk dan pilek. (foto: pexels-cottonbro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANAK-anak sangat rentan terkena flu dan batuk. Musim penghujan bisa membuat frekuensi batuk dan pilek pada anak bertambah. Seperti disebutkan Hellosehat, anak-anak bisa mengalami batuk dan pilek hingga sembilan kali dalam setahun. Hal itu amat terkait dengan perkembangan sistem imun tubuh anak yang belum 100 persen.

Meski merupakan penyakit yang jamak pada anak-anak, pilek dan batuk tak bisa disepelekan. Pilek dan batuk bisa menjadi indikasi penyakit lain loh. Oleh karena itu, para orangtua amat disarankan untuk menyediakan obat flu, pilek, dan batuk di rumah.

BACA JUGA:

Atasi Masalah Pertumbuhan Anak dengan Terapi Growth Hormone

Namun, jangan asal pilih obat batuk dan pilek. Orangtua perlu memperhatikan bahwa kebutuhan kandungan obat batuk untuk anak dan dewasa berbeda. Kesalahan dalam memberikan obat bisa berbahaya bagi kesehatan dan menyebabkan efek samping.

pim tra kol
Kini tersedia obat batuk pilek yang bisa untuk dewasa dan anak-anak. (foto: dok PT PIM Pharmaceuticals)

Takaran obat batuk dengan jenis yang sama pasti berbeda kebutuhan antara dewasa dan anak-anak. Dokter umum di RS Randegansari Husada, Gresik, Jawa Timur, dr Wenata Utama Solaiman mengatakan takaran obat untuk anak berbeda karena ditentukan berat badan anak. Jika tidak sesuai, menurutnya, hal itu bisa menyebabkan overdose dan underdose. “Pada orang dewasa, lebih aman sesuai dengan berat badan universal," katanya dalam keterangan pers yang diterima Merahputih.com, Senin (6/6).

Meskipun kebutuhan obat berbeda, penderita batuk, pilek, dan influenza kini tidak perlu menyediakan dua macam obat yang berbeda untuk anak ataupun dewasa. Sudah tersedia obat batuk yangdiformulasikan khusus untuk dewasa dan juga bisa untuk anak. Obat batuk sirup Pim-Tra-Kol produksi industri farmasi PT PIM Pharmaceuticals diformulasikan untuk meringankan batuk, pilek, dan influenza.

"Produk ini sudah dikenal sebagai obat batuk pilek dan influenza yang bisa digunakan untuk dewasa dan anak-anak. Pim-Tra-Kol diformulasi dengan mengandung zat aktif paracetamol, guaifenesin, ephedrine HCL, dan chlorphenamine maleate sehingga mampu meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin disertai batuk,” jelas Quality Manager PT PIM Pharmaceuticals Bambang Rijanto. Selain itu, kata Bambang, PT PIM Pharmaceuticals juga menghadirkan seri Pim-Tra-Kol Kids untuk anak. Produk tersebut membantu meredakan batuk dan demam sesuai dosis yang tepat dan mempercepat penyembuhan,” kata Bambang.

Meski telah mengonsumsi obat batuk dan pilek, kamu perlu menghindari jenis-jenis makanan yang mengandung zat zat yang bersifat iritatif bagi mukosa tenggorok dan kelenjar reflek batuk. "Contohnya ialah micin dan zat pewarna yang keras," kata Wenata.

Wenata mengatakan batuk bisa saja menjadi berkah. "Penyebab batuk ialah reflek otot tenggorok untuk mengeluarkan benda asing dari mulut. Sebetulnya batuk ini sendiri merupakan berkah karena hampir semua zat dan komponen asing yang masuk ke tubuh dikeluarkan dengan reflek batuk,” jelasnya.(*)

#Kesehatan #Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - 1 jam, 56 menit lalu
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan