Layanan Jalur Laut Davao-Bitung Akan Terkoneksi dengan Wilayah ASEAN
Presiden Joko Widodo dan ibu negara bersama Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan istri. (Biro Pers Setpres)
Presiden Joko Widodo bersama Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte akan meresmikan Layanan Kapal Ro-Ro Davao - General Santos - Bitung di Kudos Port, Davao Filipina, Minggu (30/4).
Peresmian layanan pelayaran ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam memajukan sub kawasan, baik dari aspek konektivitas, perdagangan hingga people to people contact antara Indonesia-Filipina maupun ASEAN.
"Saat ini pelayanan Ro-Ro baru menghubungkan Indonesia dan Filipina. Namun akan dikembangkan sehingga menghubungkan wilayah dari negara ASEAN lain, sehingga mendukung konektivitas ASEAN," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Bandara Col. Jesus Villamor, Manila.
Sementara Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang turut mendampingi Presiden Jokowi pada kedua KTT kerja sama sub regional tersebut, mengatakan bahwa konektivitas merupakan bentuk kerjasama yang konkrit bagi negara-negara anggota BIMP-EAGA.
"Peluncuran Ro-Ro Davao - General Santos - Bitung merupakan implementasi konkrit kerja sama BIMP - EAGA," kata Retno.
Kerja sama konektivitas ini juga mendukung upaya pemerataan di antara negara-negara anggota karena melibatkan unsur pemerintah daerah.
"Ini juga menyinergikan antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Jadi betul-betul merupakan suatu kerja sama yang sifatnya sangat konkrit," kata Retno.
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Davao menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Bandara Col. Jesus Villamor, Manila.
Turut menyertai keduanya dalam penerbangan menuju Davao, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Duta Besar Indonesia untuk Filipina Johny J. Lumintang.
Setelah meresmikan layanan pelayaran ini, Presiden dan Ibu Iriana akan melanjutkan lawatannya menuju Hong kong dari Bandara Internasional Fransisco Bangoy, Davao Filipina dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
Di Hong Kong, Presiden dan Ibu Iriana akan bertemu ribuan masyarakat dan diaspora Indonesia yang berada di Hong Kong.
Bagikan
Berita Terkait
Korban Tewas Feri Tenggelam di Sulu Tembus 40 Orang, Setelah Hanya Belasan di Hari Pertama
Kapal Feri Tenggelam di Laut Sulu, Belasan Jasad Ditemukan
TPA Raksasa Longsor di Filipina, 1 Tewas dan 38 Hilang
259 Orang Tewas, 114 Hilang Akibat Topan Fung-wong dan Kalmaegi di Filipina
Filipina Dihantam Topan Super Fung-wong di Tengah Status Darurat Nasional, 1,4 Juta Rakyat Terdampak
Topan Kalmaegi Bergerak ke Kamboja, Tewaskan 193 Orang di Filipina dan Vietnam
Topan Kalmaegi Tewaskan 142 Orang, Presiden Filipina Tetapkan Status Darurat Nasional
Topan Kalmaegi Akibatkan 114 Orang Meninggal dan 127 Orang Hilang di Filipina
Filipina Diamuk Topan Kalmaegi, 114 Orang Tewas dan 127 Hilang
BUMN Indonesia Menang Kontrak Proyek Malolos-Clark Railway di Filipina, Nilainya Rp 3,16 T