Korban Tewas Feri Tenggelam di Sulu Tembus 40 Orang, Setelah Hanya Belasan di Hari Pertama

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 02 Februari 2026
Korban Tewas Feri Tenggelam di Sulu Tembus 40 Orang, Setelah Hanya Belasan di Hari Pertama

Illustrasi kapal tenggelam (antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jumlah korban tewas tenggelamnya kapal feri penumpang-kargo M/V Trisha Kerstin 3 di Perairan Laut Sulu, dekat Filipina, kini tembus puluhan orang setelah dilaporkan hanya belasan di hari pertama.

“Jumlah total korban meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya MV Trisha Kerstin 3 adalah 40 orang,” demikian pengumuman resmi otoritas Filipina berdasarkan data terakhir Minggu (1/2) malam waktu setempat, dikutip Antara, Senin (2/2).

Pada hari pertama kapal tenggelam Senin (26/1) dini hari pekan lalu hanya ditemukan belasan jenazah. Laporan dua hari yang lalu melonjak jadi 36 orang tewas dan terus bertambah berdasarkan data terbaru Penjaga Pantai Filipina.

Baca juga:

Kapal Feri Tenggelam di Laut Sulu, Belasan Jasad Ditemukan

Kronologis Tenggelamnya Kapal

Penjaga Pantai Filipina mencatat sebanyak 316 orang berhasil selamat dari insiden tersebut. Tenggelamnya kapal diduga akibat masalah teknis, meski kondisi cuaca saat itu dilaporkan baik.

Kapal naas itu sedang dalam perjalanan dari Kota Zamboanga menuju Pulau Jolo, Provinsi Sulu, ketika tenggelam sekitar pukul 02.00 waktu setempat di lepas pantai Pulau Balukbaluk, Hadji Muhtamad, Laut Sulu.

Baca juga:

Bentuk 4 Regu, Drone Bawah Air Diterjunkan Cari Korban Kapal Feri Tenggelam Dekat IKN

Kondisi Jenazah 3 Korban Terbaru

Dalam operasi pencarian terbaru, petugas menemukan tiga jenazah tambahan: dua di sekitar Pulau Baluk-Baluk dan satu di dekat Pulau Lantavan, Basilan. Seluruh jenazah dibawa ke Kota Zamboanga untuk proses identifikasi.

Tak hanya itu, jenazah seorang bayi perempuan berusia enam bulan juga telah diserahkan kepada Dewan Provinsi Penanggulangan Risiko Bencana dan Manajemen Darurat Basilan, sebelum dibawa ke Zamboanga. (*)

#Kapal Tenggelam #Laut Sulu #Filipina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
Indonesia
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Basarnas memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan TNI-AL, Polairud, KSOP, serta pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Indonesia
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Kapal wisata dari Gili Trawangan menuju Pulau Komodo tenggelam di perairan Bima. SAR Mataram evakuasi 45 penumpang dan awak dalam kondisi selamat.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Indonesia
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
KLM Nurul Salsa tenggelam di perairan Kepulauan Selayar setelah mengalami mati mesin. Basarnas menyebut 70 orang berada di kapal dan 24 penumpang masih dalam pencarian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
KLM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Penumpang Masih Dalam Pencarian
Indonesia
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
KM Nurul Salsa karam di perairan Selayar. Awalnya disebut 50 penumpang, ternyata 70 orang. 41 selamat, 24 masih hilang. Basarnas dan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Manifes KM Nurul Salsa Karam di Selayar Membengkak: 70 Penumpang, 24 Masih Hilang
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Dunia
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
China melarang Gilberto Teodoro Jr, istri, dan anaknya memasuki wilayah China daratan, Hong Kong, maupun Makau.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Beijing Tersinggung, Menhan Filipina dan Keluarganya Diblacklist Masuk China Termasuk Hong Kong
Dunia
21 Orang Tewas Akibat Bangunan Ambruk di Filipina
Pemerintah kota tengah menyelidiki penyebab insiden tersebut, kata para pejabat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
21 Orang Tewas Akibat Bangunan Ambruk di Filipina
Indonesia
Para Pimpinan ASEAN Berkumpul di Cebu Filipina
Filipina akan mendorong pembahasan terkait ketahanan energi di tengah krisis pasokan minyak global akibat konflik di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Para Pimpinan ASEAN Berkumpul di Cebu Filipina
Bagikan