Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Langkah BI Stabilkan Rupiah di Tengah Ketegangan Aksi Demo

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 01 September 2025
Langkah BI Stabilkan Rupiah di Tengah Ketegangan Aksi Demo

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dalam Pembukaan perdagangan Jumat (29/8/2025), rupiah melemah sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp 16.354 per dolar AS dari sebelumnya Rp 16.353 per dolar AS.

Ekonom Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto menilai, pelemahan nilai tukar rupiah tersebut sedikit dipengaruhi dampak negatif dari aksi demonstrasi yang terjadi di beberapa lokasi di Jakarta.

Di samping itu, kurs rupiah memang terkoreksi dalam beberapa waktu terakhir karena dipengaruhi oleh faktor global.

Bank Indonesia (BI) menegaskan kesiapannya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan likuiditas rupiah di pasar tetap memadai, sehingga pergerakan rupiah tetap selaras dengan nilai fundamental melalui mekanisme pasar yang berjalan dengan baik.

Baca juga:

DPR-Pemerintah Sepakati Asumsi RAPBN 2026, Suku Bunga dan Rupiah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi?

"Bank Indonesia berada di pasar untuk memastikan nilai tukar rupiah bergerak sesuai nilai fundamentalnya melalui mekanisme pasar yang berjalan dengan baik," kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas (DPMA) BI Erwin Gunawan Hutapea dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Dalam kaitan ini, Bank Indonesia terus memperkuat langkah-langkah stabilisasi, termasuk intervensi non-deliverable forward (NDF) di pasar off-shore dan intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, domestic non-deliverable forward (DNDF), dan pembelian surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder.

Selain itu, Bank Indonesia juga menjaga kecukupan likuiditas rupiah dengan membuka akses likuiditas kepada perbankan melalui transaksi repo, transaksi fx swap dan pembelian SBN di pasar sekunder, serta lending/financing facility.

Pada pembukaan perdagangan hari Senin, di Jakarta, nilai tukar rupiah tercatat berada di level Rp 16.472 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah menguat 28 poin atau 0,17 persen apabila dibandingkan penutupan perdagangan pada Jumat (29/8/2025) sore yang sempat menyentuh level Rp16.500 per dolar AS. (*)

#Rupiah #Kurs Rupiah #Demo Rusuh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
BI Ganti Bos, Rupiah Loyo Gagal Bangkit Sejak Pagi. Ditutup Tembus Rp18.083!
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.083 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa. Pelemahan dipengaruhi transisi kepemimpinan BI dan ekspektasi kebijakan The Fed.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
BI Ganti Bos, Rupiah Loyo Gagal Bangkit Sejak Pagi. Ditutup Tembus Rp18.083!
Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Perbandingan menunjukkan posisi sebelumnya berada di level Rp17.936 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Indonesia
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Penguatan IHSG berjalan selaras dengan pergerakan kelompok saham unggulan pada papan utama perdagangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Indonesia
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Ibrahim Assuaibi menambahkan, ancaman gangguan pada perairan penting Teluk berdampak langsung terhadap rantai pasok minyak dunia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Indonesia
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Keputusan terkait BI-Rate dan sejumlah kebijakan lain dimaksud merupakan bagian terintegrasi dari bauran kebijakan Bank Indonesia yang tetap konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
BI Putusan Suku Bunga Acuan Tetap di Level 5,75, Perkuat Stabilitas Rupiah
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Penguatan tajam pergerakan indeks melengkapi gairah pasar uang setelah mata uang Garuda turut bergerak menguat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Konflik militer terbuka antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran jadi penyebab lonjakan harga minyak mentah dan memperkuat indeks dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Indonesia
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Langkah intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turut menjaga ekspektasi inflasi tetap berada dalam koridor target Bank Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Indonesia
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Menkeu dalam merespons kekhawatiran sejumlah fraksi DPR RI soal rasio utang yang kian meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Indonesia
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Bagikan