Siasat Atur Pengeluaran Saat Rupiah Melemah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Siasat Atur Pengeluaran Saat Rupiah Melemah

Nilai tukar rupiah hari ini terus anjlok tembus di atas Rp 18.900 per dolar AS. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), nilai tukar rupiah melemah sekitar 7,7 persen (point to point/ptp) dari Rp 16.748 per dolar AS pada awal Januari 2026 menjadi Rp18.039 per dolar AS pada awal Juni 2026.

Kondisi itu, menggerus pengengeluaran karena harga konsumsi, termasuk pangan mengalami lonjakan harga Perencana keuangan Rista Zwestika CFP, WMI dari platform edukasi dan layanan konsultasi keuangan Finante.id menyampaikan pentingnya pengaturan pengeluaran berdasarkan prioritas pada masa nilai tukar rupiah melemah.

Penurunan nilai tukar rupiah berpotensi menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa, karenanya penting untuk mengelola keuangan secara cermat agar kebutuhan utama keluarga bisa tetap terpenuhi.

Dalam kondisi nilai tukar rupiah melemah dan berpotensi mendorong kenaikan harga sejumlah kebutuhan, masyarakat perlu lebih disiplin dalam mengatur prioritas pengeluaran,

kata Rista.

Baca juga:

Senin (8/6) Pagi Rupiah Dibuka Tembus Rp 18.107, IHSG Ikut Tertekan Anjlok 222 Poin

Dikutip Antara, Rista menyampaikan pentingnya penetapan prioritas pengeluaran dan penyiapan cadangan dana guna mengamankan kondisi keuangan keluarga semasa kondisi ekonomi kurang baik.

Ia mengatakan bahwa pos pertama yang harus dijaga adalah pos pengeluaran untuk pemenuhan kebutuhan pokok, yang mencakup makanan, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan pembayaran tagihan rutin rumah tangga.

Menurut dia, pengalokasian dana untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan pembayaran tagihan rutin rumah tangga mesti diprioritaskan.

Mereka yang memiliki utang atau kewajiban membayar cicilan, ia mengatakan, sebaiknya berusaha membayar tepat waktu untuk menghindari tambahan beban berupa bunga maupun denda.

Rista juga menyarankan pengalokasian dana darurat sebagai bantalan keuangan untuk menghadapi risiko yang tidak terduga seperti penurunan pendapatan, kehilangan pekerjaan, dan pemenuhan kebutuhan mendesak.

Selain itu, dia mengemukakan perlunya mengevaluasi kembali pengeluaran untuk keperluan konsumtif dan keperluan yang tidak mendesak ketika kondisi perekonomian sedang kurang baik.

Pengeluaran yang bersifat konsumtif atau tidak mendesak sebaiknya dievaluasi kembali hingga kondisi lebih stabil,

ujarnya.

Evaluasi pengeluaran diperlukan untuk menjaga keseimbangan anggaran keuangan rumah tangga dan mencegah tekanan keuangan yang lebih besar di kemudian hari.

#Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS #Daya Beli #Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Hashim mengimbau pelaku usaha, termasuk anggota Kadin, agar mendukung terciptanya perdagangan saham yang sehat dan transparan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Pemerintah perlu memastikan kebijakan ekonomi menjangkau berbagai lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Update pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup anjlok ke Rp18.046 imbas ancaman suku bunga The Fed dan tensi geopolitik global!
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
MSCI mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Pantau pergerakan nilai tukar rupiah hari ini! Kurs rupiah anjlok ke Rp17.948 per dolar AS imbas melonjaknya data inflasi CPI Amerika dan ancaman suku bunga The Fed.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Oktober 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Indonesia
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Cek update nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup melemah tipis di Rp17.903 imbas penantian pasar atas data inflasi AS dan The Fed.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Bagikan