Laju Ekonomi Terendah dalam 19 Tahun, Bamsoet Minta Jokowi Jangan Diam Saja

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2020
Laju Ekonomi Terendah dalam 19 Tahun, Bamsoet Minta Jokowi Jangan Diam Saja

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mengalami laju selama 19 tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal pertama hanya mencapai 2,97% sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

Politikus Golkar itu meminta Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak tinggal diam. Menurut dia, pemerintah perlu membuat beberapa skenario strategi dalam menentukan kebijakan ekonomi, baik dalam jangka pendek dan jangka menengah.

Baca Juga:

LIPI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Turun 0,29 Persen Akibat Corona

"Karena pandemi COVID-19 masih belum diketahui kapan akan selesai, sehingga menyebabkan situasi ekonomi dan sosial dunia mengalami ketidakpastian," kata Bamsoet, sapaan akrabnya dalam rilis resminya, Jakarta, Rabu (6/5).

Bamsoet juga mendesak pemerintah agar terus berupaya untuk menangkal dampak negatif dari pandemi covid-19, terutama di sektor ekonomi dan kesehatan. Caranya, dengan memantau kinerja ekspor dan impor yang menjadi komponen Produk Domestik Bruto/PDB.

"Sehingga tidak memperburuk keadaan ekonomi Indonesia saat ini," tegas petinggi partai beringin itu.

jokowi
Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta. ANTARA/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden/pri. (ANTARA/Biro Pers, Media, dan In

Saran lainnya, kata dia, pemerintah perlu memberikan bantuan dan asuransi sosial kepada seluruh masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan. Pemerintah juga perlu melakukan relokasi anggaran yang sebelumnya diperuntukkan untuk program-program lain yang saat ini menjadi tidak terlalu urgen, untuk membantu penanganan COVID-19.

Baca Juga:

Hantaman Resesi Global di Depan Mata, Begini Ikhtiar Jokowi

Menurut Bamsoet, sektor pangan juga memerlukan perhatian khusus karena jumlah produksi pangan yang diperdagangkan semakin terbatas, baik dalam negeri maupun perdagangan internasional, terutama beras.

"Pemerintah dan Bank Indonesia menjaga suku bunga dan inflasi, karena hal tersebut merupakan salah satu wujud nyata pemulihan ekonomi," tutup Bamsoet.

Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini menunjukkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2020 hanya mencapai 2,97%. Angka ini jauh di bawah target pemerintah yang memproyeksi pertumbuhan mencapai 4,5%.

Baca Juga:

Ketua MPR: Potensi Krisis Ekonomi Indonesia Bisa Lebih Parah Dibanding 98

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, perekonomian mengalami kontraksi sehingga tumbuh jauh lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama yang masih mencapai 5,07%. Namun, dia menambahkan perlambatan pertumbuhan ekonomi ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi semua negara secara global.

"Memang pandemi Covid-19 ini membuat ekonomi global terkontraksi dan terjadi di seluruh negara. Ini memang sudah terjadi di China dan beberapa negara lainnya," tutup orang nomor satu di BPS itu. (Knu)

Baca Juga:

Hadapi Pandemi COVID-19, Ini Prioritas Ekonomi Jokowi

#Pertumbuhan Ekonomi #Bambang Soesatyo #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia memiliki waktu terbatas untuk memanfaatkan besarnya penduduk usia produktif sebelum populasi menua dan rasio ketergantungan meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Alasan Kenapa Indonesia Harus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
APBN 2027 menganggarkan belanja Rp 4.106,3 triliun dengan defisit Rp 671,2 triliun atau 2,4 persen PDB untuk mendukung target ekonomi 6 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Bagikan