Travel

Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai, Bahkan saat Pergi Melancong

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Januari 2020
Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai, Bahkan saat Pergi Melancong

Tumpukan sampah plastik pasca musim liburan (Foto: thestraitstimes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGGUNAAN plastik secara masiv terjadi dimana-mana. Khususnya di negara-negara berkembang, kesadaraan untuk menjaga lingkungan masih sangat minim. Mengakibatkan terjadinya kerusakaan lingkungan yang mengkhawatirkan akibat sampah plastik.

Sampah plastik bisa menjadi momok yang sangat mengerikan khususnya saat musim liburan. Hal ini terbukti dari tingginya jumlah sampah plastik yang berasal dari kegiatan-kegiatan pariwisata. Para pelancong menggunakan kantong plastik dan produk-produk kemasan plastik secara tidak terkontrol. Belum lagi kebiasaan buruk membuang sampah plastik di tempat yang tidak seharusnya.

Baca juga:

Alasan Penting Kamu Harus Berhenti Memakai Kantung Plastik!

Jika kamu kategori pribadi yang bertanggung jawab, sudah barang tentu akan selalu menjaga lingkungan di mana kamu berada. Tak terkecuali, disaat kamu melancong. Segala macam usaha akan kamu lakukan agar tidak menghasilkan sampah plastik.

Berikut adalah beberapa tips bagi kamu yang ingin melancong dengan mengurangi kebiasaan menghasilkan sampah plastik.

Siapkan Peralatan Pribadi

Kurangi Penggunaan Kantong Plastik, Bahkan saat Pergi Melancong
Fungsi spork pribadi sangat bermanfaat. (Foto: backroads)

Selalu menyiapkan perlengkapan mandi dan masukan ke dalam tas sebelum kamu berangkat melancong. Diusahakan untuk menghindari pemakaian perlengkapan mandi yang tersedia di kamar mandi hotel. Petugas hotel dipastikan akan membuang sampah plastik dari perlengkapan mandi yang digunakan tamu.

Kamu juga disarankan membawa peralatan makan dan minum yang bisa dipakai berkali-kali. Spork adalah salah satu produk peralatan makan yang sangat berguna saat melancong. Dengan demikian kamu tidak perlu menggunakan peralatan makan berbahan plastik yang biasa disediakan pihak tenan.

Ingat untuk selalu membersihkan peralatan makan yang kamu miliki setelah digunakan. Dengan demikian, kamu dapat menggunakannya lagi setiap saat. Jika ini dilakukan, berarti kamu sudah berkontribusi mengurangi sampah plastik.

Hindari Botol Minum Plastik

Kurangi Penggunaan Kantong Plastik, Bahkan saat Pergi Melancong
Tumbler sebagai ganti botol plastik air minum. (Foto: Pexels/Leah Kelley)

Air minum harus selalu tersedia disaat kamu melancong. Sayangnya, masih banyak pelancong membeli atau membawa botol air minum kemasan plastik. Hal ini akan membuat meningkatnya sampah plastik.

Membawa tumbler saat melancong dapat membantu mengurangi sampah botol plastik air minum. Namun ketersediaan keran air minum di tempat umum belum banyak tersedia.

Siapkan air minum dan masukan ke dalam tumbler sebelum melancong. Selalu gunakan alat penyaring sebagai antisipasi saat mengisi air minum yang tidak jelas kualitasnya dari keran air minum di tempat umum.

Baca juga:

Ini Alasan Kenapa Botol Plastik Sekali Pakai Sangat Berbahaya

Hindari Sedotan Plastik

Kurangi Penggunaan Kantong Plastik, Bahkan saat Pergi Melancong
Sedotan banyak berserakan dimana-mana. (Foto: Pexels/David McEachan)

Banyak orang menyepelekan sedotan plastik karena ukurannya dianggap kecil. Tak heran, lo bisa menemukan sampah ini berserakan di berbagai tempat. Berdasarkan data yang dikumpulkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), ada sekitar 90 juta sampah diproduksi setiap hari.

Banyaknya pemakaian sedotan plastik berakibat tingginya jumlah sampah dari sedotan plastik. Hal tersebut tidak lain karena banyaknya jenis sedotan berbahan plastik dan bahan-bahan lain yang susah didaur ulang. Ukuran sedotan yang tergolong kecil ini berakibat gampang tercecer dimana-mana. Sedotan banyak ditemukan di laut.

Gunakanlah sedotan jenis-jenis lain, asal bukan berbahan plastik. Sedotan berbahan stainless steel atau berbahan dasar bambu sudah gampang ditemukan dipasaran.

Siapkan Tas Belanja non Plastik

Kurangi Penggunaan Kantong Plastik, Bahkan saat Pergi Melancong
Banyak negara sudah membatasi pemakaian kantok plastik. (Foto: Pexels/bruce mars)

Barang lain yang tak kalah penting untuk dibawa saat kamu melaancong adalah tas sejenis totebag atau paperbag. Dengan membawa jenis barang ini, kamu dapat mengurangi pemakaian kantong plastik selama bepergian. Selain itu kamu dapat menyediakan cukup banyak ruang ekstra pada koper atau ransel kamu.

Banyak negara sudah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik di banyak pusat perbelanjaan. Thailand adalah sebuah contoh negara yang baru saja melarang warga negaranya menggunakan kantong plastik. Makanya, kamu jangan sampai lupa menyiapkan tas belanja saat ingin berbelanja. (Lgi)

Baca juga:

Cara Warga Thailand Berbelanja Setelah Larangan Kantong Plastik Diberlakukan

#Sampah Plastik #Traveling #Tips Traveling #Kebersihan Lingkungan #Ramah Lingkungan #Pelestarian Lingkungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
BRIN Temukan 93 Habitat Paus dan Lumba-Lumba di Barat Sumatra Berada di Luar Area Konservasi
Informasi ilmiah sahih sangat penting guna memberikan masukan bagi pemerintah dalam merancang intervensi relevan dan dapat diimplementasikan secara efektif.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
BRIN Temukan 93 Habitat Paus dan Lumba-Lumba di Barat Sumatra Berada di Luar Area Konservasi
Indonesia
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Sampah seberat 26,43 ton dari berbagai jenis berhasil dikumpulkan oleh tim kebersihan setelah acara tersebut rampung
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Desember 2025
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Indonesia
Jakarta Juara Nasional Provinsi SDGs 2025, Disusul Kalsel dan DIY
Visi Jakarta sebagai kota global yang maju, berkeadilan, dan berkelanjutan selaras dengan prinsip SDGs.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 November 2025
Jakarta Juara Nasional Provinsi SDGs 2025, Disusul Kalsel dan DIY
Indonesia
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Pramono menilai penguatan ekosistem sanitasi berkelanjutan penting untuk menjadikan Jakarta kota yang lebih sehat.
Dwi Astarini - Sabtu, 15 November 2025
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Indonesia
DPRD DKI Desak Solusi Mikroplastik Air Hujan, ITF Sunter-Bantargebang Jadi Kunci
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menunjukkan perhatian besar terhadap isu pengelolaan sampah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
DPRD DKI Desak Solusi Mikroplastik Air Hujan, ITF Sunter-Bantargebang Jadi Kunci
Indonesia
Tangani Pencemaran Minyak MT Arman 114 dan Perdagangan Cula Badak Jawa, Indonesia Raih Penghargaan PBB
Acara penyerahan penghargaan dilaksanakan melalui daring, yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal CITES Ivonne Higuero dan sebagai moderator Sallie Yang dari UNEP.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 Oktober 2025
Tangani Pencemaran Minyak MT Arman 114 dan Perdagangan Cula Badak Jawa, Indonesia Raih Penghargaan PBB
Indonesia
2 Pemuda Lumajang Berhasil Olah Limbah MBG Jadi Produk Ramah Lingkungan, Buka Lapangan Kerja Baru
Dua pemuda asal Lumajang mengolah limbah MBG menjadi produk ramah lingkungan. Inovasi ini juga menciptakan lapangan kerja baru.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Oktober 2025
2 Pemuda Lumajang Berhasil Olah Limbah MBG Jadi Produk Ramah Lingkungan, Buka Lapangan Kerja Baru
Lifestyle
Eco Paws, Kampanye Kreatif untuk Masa Depan Lebih Baik
Jakarta Premium Outlets menyerukan kampanye masa depan berkelanjutan lewat aksi nyata Eco Paws.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Eco Paws, Kampanye Kreatif untuk Masa Depan Lebih Baik
Indonesia
RDF Plant Rorotan Terus Mengalami Kendala Hingga Berujung Batal Diresimkan, Kapan Bisa Beroperasi Penuh?
Jika situasi sudah kondusif, pihaknya akan mengupayakan uji komisioning secara lebih masif dan transparan dengan mengundang warga
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 September 2025
RDF Plant Rorotan Terus Mengalami Kendala Hingga Berujung Batal Diresimkan, Kapan Bisa Beroperasi Penuh?
Indonesia
Warga Rorotan Tak Perlu Cemas! DLH DKI Jamin Operasional RDF Plant Didampingi Pakar ITB dan Dilengkapi Teknologi Canggih
Asep menegaskan bahwa evaluasi RDF Plant Rorotan bukan hanya masalah teknis
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 September 2025
Warga Rorotan Tak Perlu Cemas! DLH DKI Jamin Operasional RDF Plant Didampingi Pakar ITB dan Dilengkapi Teknologi Canggih
Bagikan