Kunjungi Malang, Menteri Perdagangan Diberondong 'Curhatan' Para Pedagang

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 25 November 2017
Kunjungi Malang, Menteri Perdagangan Diberondong 'Curhatan' Para Pedagang

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kiri). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita 'panen' curhatan dari sejumlah pedagang di Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang, Jawa Timur, terkait kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, termasuk komoditas hortikultura dan telur ayam.

Saat berdialog dengan Mendag, sejumlah pedagang Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang, mengatakan keluhannya terkait kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran.

"Cabai merah besar, kenaikan harganya cukup signifikan, sebelumnya seharga Rp 15 ribu per kilogram, sekarang menjadi R p28 ribu per kilogram," kata Aminah, salah seorang pedagang di pasar tersebut, Malang, Jumat (24/11).

Selain cabai merah besar, harga beberapa komoditas hortikultura juga naik dalam sepekan terakhir ini, seperti bawang merah, dari harga Rp 15 ribu per kilogram menjadi Rp 25 per kilogram, cabai rawit dari harga Rp 16 ribu per kilogram menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

Sedangkan tomat, yang sebelumnya seharga Rp 8 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 14 ribu-Rp 15 ribu per kilogram, brokoli dari harga Rp 9 ribu per kilogram menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

Sementara, daging sapi masih stabil Rp 110 ribu-Rp 115 ribu per kilogram dan telur ayam buras naik tipis dari Rp 20 ribu per kilogram menjadi Rp 21 ribu per kilogram.

Kenaikan harga berbagai komoditas pangan tersebut, menurut para pedagang, kemungkinan karena menjelang Natal dan Tahun Baru 2018. "Pada saat menjelang hari-hari besar, biasanya harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, terutama telur, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan daging," katanya.

Menanggapi curhatan para pedagang Pasar Oro-Oro Dowo terkait kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut, Menteri Enggartiasto mengaku masih dalam batas wajar dan normal. "Harga masih stabil dan stok pun tidak ada masalah. Stok daging juga masih bagus, namun saya prihatin pada harga ayam dan telur yang ada kenaikan," kata Enggartiasto.

Selain berdialog dengan sejumlah pedagang, Enggartiasto juga meninjau bukti fisik penyaluran dana APBN untuk pembangunan Pasar Oro-Oro Dowo. Ia mengaku terkesan pada kondisi pasar yang bersih dan rapi.

"Pasar ini tidak kalah dengan pasar tradisional di negara maju. Saya sangat mengapresiasi fisik pasar. Membangun itu mudah, tetapi mengatur dan memelihara itu tidak mudah. Sudah banyak terjadi, selesai dibangun malah kumuh, tapi pasar ini fasilitasnya sangat memadai," katanya. (*)

#Menteri Perdagangan #Enggartiasto Lukita #Harga Kebutuhan Pokok
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Update Harga Komoditas Pangan Jumat (26/12): Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' di Kantong!
Untuk kelompok cabai lainnya, cabai merah besar mencapai Rp49.800 per kg, cabai merah keriting Rp50.700 per kg, dan cabai rawit hijau tercatat seharga Rp54.050 per kg
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Update Harga Komoditas Pangan Jumat (26/12): Cabai Rawit Merah Makin 'Pedas' di Kantong!
Indonesia
Harga Pangan Hari Ini Selasa (23/9): Beras & Daging Kompak Turun, MinyaKita Naik Tipis
Hari ini, harga berbagai kebutuhan pangan kompak turun berdasarkan data yang dirilis Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Selasa 23 September 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 23 September 2025
Harga Pangan Hari Ini Selasa (23/9): Beras & Daging Kompak Turun, MinyaKita Naik Tipis
Berita Foto
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Pagu Anggaran Kemendag Tahun 2026
Menteri Perdagangan Budi Santoso bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Didik Setiawan - Senin, 15 September 2025
Raker Mendag dengan Komisi VI DPR Bahas Pagu Anggaran Kemendag Tahun 2026
Indonesia
Transaksi UMKM Dalam Negeri Periode Januari - Agustus 2025 Tembus Rp 1,49 Triliun
Mendag sebut capaian ini menunjukkan optimisme besar sekaligus bukti produk UMKM Indonesia semakin diminati di pasar global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 September 2025
Transaksi UMKM Dalam Negeri Periode Januari - Agustus 2025 Tembus Rp 1,49 Triliun
Indonesia
Mendag RI Bujuk Arab Saudi untuk Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan
Menteri Perdagangan (Menteri) RI Budi Santoso (Busan) melakukan pertemuan bilateral secara virtual dengan Menteri Perdagangan Arab Saudi Majid bin Abdullah Al-Kassabi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Agustus 2025
Mendag RI Bujuk Arab Saudi untuk Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan
Indonesia
Mendag Busan: MBG Bisa Jadi Model Rujukan Makan Bergizi Terukur dan Berkelanjutan
Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Batam Kepulauan Riau.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 14 Agustus 2025
Mendag Busan: MBG Bisa Jadi Model Rujukan Makan Bergizi Terukur dan Berkelanjutan
Indonesia
Neraca Perdagangan Mei 2025 Surplus USD 4,30 Miliar
Terutama didorong oleh meningkatnya surplus nonmigas.
Dwi Astarini - Kamis, 03 Juli 2025
Neraca Perdagangan Mei 2025 Surplus USD 4,30 Miliar
Indonesia
Pemerintah Tolak Pengenaan Bea Masuk Anti Dumping Impor Benang Filamen Sintetis Asal China
Mendag Busan mengatakan bahwa keputusan ini mempertimbangkan kondisi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional secara menyeluruh, serta masukan dari para pemangku kepentingan terkait.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Juni 2025
Pemerintah Tolak Pengenaan Bea Masuk Anti Dumping Impor Benang Filamen Sintetis Asal China
Indonesia
Harga Patokan Ekspor Tembaga Naik Tipis di Paruh Pertama Juni 2025
Kemendag memastikan penetapan HPE yang kredibel dan responsif ini akan menjaga relevansi kebijakan ekspor komoditas pertambangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Mei 2025
Harga Patokan Ekspor Tembaga Naik Tipis di Paruh Pertama Juni 2025
Indonesia
UU Perlindungan Konsumen Baru Harus Mampu Jerat Penjual Barang Ilegal di Platform Digital
Penemuan barang ilegal ini berawal dari pengamatan Kemendag di media sosial
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Mei 2025
UU Perlindungan Konsumen Baru Harus Mampu Jerat Penjual Barang Ilegal di Platform Digital
Bagikan