Pramono Anung Pastikan Harga Pangan Jakarta Terkendali Jelang Lebaran 2026

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Pramono Anung Pastikan Harga Pangan Jakarta Terkendali Jelang Lebaran 2026

Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Dok. Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah berupaya menjaga stabilitas harga sejumlah komoditas menjelang Idulfitri 2026/1447 Hijriah.

Menurutnya, pengendalian harga pangan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah agar masyarakat tidak terbebani lonjakan harga menjelang hari raya.

Pramono juga memastikan bahwa stok pangan di Jakarta dalam kondisi aman menjelang Lebaran.

"Jadi kemarin kita rapat sidang paripurna yang saya pimpin secara langsung dengan Pak Wagub (Rano Karno). Kami menekankan untuk harga-harga di Jakarta kalau bisa tidak mengalami kenaikan yang melebihi inflasi," kata Pramono di Jakarta, Kamis (12/3).

Baca juga:

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, DPRD DKI Minta Pemprov DKI Antisipasi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Selain menjaga stabilitas harga, Pemprov DKI juga memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia, termasuk daging sapi yang menjadi salah satu komoditas utama yang banyak dikonsumsi masyarakat saat Lebaran.

"Untuk itu ada hal yang saya tegaskan terutama untuk daging. Kebetulan sebelum, atau pada saat puasa ini kan kita sudah memasukkan daging 2.000 lebih ekor," kata Pramono.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menjelaskan bahwa beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga, seperti cabai keriting. Namun menurutnya, kenaikan tersebut masih dalam batas yang wajar.

"Kemudian untuk cabai keriting memang terjadi kenaikan walaupun masih belum berlebihan. Dan untuk itu, semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat kami monitor dari waktu ke waktu," ungkapnya.

Baca juga:

Jelang Lebaran 2026, Mendag Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Jakarta Aman

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Pramono, terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar.

Langkah tersebut dilakukan agar lonjakan harga dapat diantisipasi sejak dini sehingga stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga menjelang Idulfitri.

"Sehingga dengan demikian saya mengharapkan Jakarta dalam menyambut Idulfitri ini kenaikannya tidak seperti yang dulu-dulu, karena memang kami kontrol satu per satu," pungkasnya. (Asp)

#Harga Bahan Pokok #Harga Kebutuhan Pokok #Lebaran 2026 #Idul Fitri 2026 #Pramono Anung #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - 21 menit lalu
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 11 menit lalu
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Dunia
Prancis Memanas! Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Gelombang protes biaya hidup di Prancis berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan. Toko mewah, supermarket, hingga Apple Store menjadi sasaran massa.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Prancis Memanas! Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Bagikan