Kuliner

Kuah Beulangong, Kari Perdamaian Khas Aceh dengan Campuran Biji Ganja

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Agustus 2024
Kuah Beulangong, Kari Perdamaian Khas Aceh dengan Campuran Biji Ganja

Kuah Beulangong jadi sarana mendamaikan pihak yang berseteru.(foto: aceh.net)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DALAM setiap hajatan seperti pesta pernikahan di Aceh, beulangong acap jadi sajian wajib. Inilah salah satu ikon kuliner dari Aceh. Nama kuah beulangong diambil dari cara memasak sajian gulai ini, yakni dalam kuali besar yang disebut beulangong dalam bahasa setempat.

Cara masak dalam kuali besar ini terkait dengan tradisi memasak gulai untuk memperbaiki hubungan. Dahulu, kuah beulangong pernah menjadi cara memperbaiki hubungan di antara masyarakat yang berkelahi. Saat ada warga antardesa yang berkelahi, mereka akan disidang di masjid. Pihak yang bersalah diminta menyiapkan daging sapi, sedangkan yang lainnya harus menyediakan bumbu masakan.

Kuah beulangong lalu dimasak dan dimakan bersama sebagai ajang perdamaian. Masakan kari ini menggunakan daging dan pisang serta nangka sebagai campuran. Kari khas Aceh Besar ini tidak menggunakan santan, melainkan memakai air sebagai kuah. Sebagai pengganti, ditambahkan kelapa sangrai yang dihaluskan serta aneka rempah dan bumbu yang menghasilkan cita rasa khas sekaligus mengentalkan kuah.

Beulangong berbahan dasar daging baik itu dari daging sapi atau kambing yang dicampur dengan rempah-rempah yang sangat khas. Salah satu rempah yang bikin nama beulangong kontroversial ialah penggunaan biji ganja di dalamnya.

Baca juga:

Tradisi Reuhab, Upacara Adat Kematian Masyarakat Alue Tuho Aceh

Penggunaan biji ataupun daun ganja dalam masakan Aceh memang sudah menjadi tradisi turun-temurun. Tidak mengherankan jika tanaman tersebut lazim ditemukan di halaman rumah penduduk. Biji ganja digunakan untuk membuat daging mudah empuk juga menambah rasa nikmat pada gulai.

Namun, karena adanya aturan yang makin ketat, kini biji ganja tak lagi banyak digunakan dalam masakan khas Serambi Mekah. Meskipun demikian, sajian beulangong tetap juara nikmatnya.(dwi)

#Aceh #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Indonesia
DPR Setujui Revisi UU Pemerintahan Aceh Jadi RUU Usul Inisiatif, 27 Ketentuan Diubah
DPR RI menyetujui revisi UU Pemerintahan Aceh. Ada 27 ketentuan yang bakal diubah dalam UU tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Revisi UU Pemerintahan Aceh Jadi RUU Usul Inisiatif, 27 Ketentuan Diubah
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Indonesia
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Polda Aceh menyelidiki kerusuhan di Banda Aceh setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang saat rangkaian kegiatan zikir dan doa tolak bala.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Banda Aceh Sempat Ricuh, Polisi Mulai Selidiki Pengibaran Bendera Bulan Bintang
Bagikan