Penjelasan KSAL Soal Benda Mirip Tank di Kepri

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 05 Januari 2022
Penjelasan KSAL Soal Benda Mirip Tank di Kepri

Benda mirip tank ditemukan mengapung di perairan Bintan, Kepri, Senin (27/12/2021). Foto: Instagram/@ tni_angkatan_laut

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Teka-teki benda menyerupai tank tempur yang ditemukan di Perairan Bintan, Kepulauan Riau menemui titik terang. Benda tersebut ditemukan personel Lantamal IV Tanjung Pinang.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan, dari hasil investigasi tidak ditemukan tanda benda tersebut membahayakan.

Baca Juga

Heboh, Benda Misterius Mirip Tank Mengapung di Tengah Laut Bintan

"Sudah kami datangkan Pushidrosal sama Dislitbangal ke sana. Sampai saat ini belum menandakan itu ada alat deteksi dan sebagainya," ujar Yudo kepada wartawan di Mabes TNI AL Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/1).

Yudo yang mengenakan pakaian dinas militer berwarna putih ini menuturkan, benda yang ditemukan itu berjenis Tongkang yang hanya menyerupai kendaraan tempur saja.

Benda mirip tank ditemukan mengapung di perairan Bintan, Kepri, Senin (27/12/2021). ANTARA/HO-Nelayan Bintan
Benda mirip tank ditemukan mengapung di perairan Bintan, Kepri, Senin (27/12/2021). ANTARA/HO-Nelayan Bintan

Tongkang merupakan kapal dengan lambung datar atau suatu kotak besar yang mengapung, digunakan untuk mengangkut barang.

"Jadi seperti tongkang gitu. Bentuknya itu ya seperti tank," kata mantan Pangkogabwilhan 1 ini.

Baca Juga

KSAL Heran Media Luar Selalu Memojokkan Aksi Penindakan Kapal Asing

Dia berujar, dalam investigasi lanjutan, Pushidrosal dan Dislitbangal akan mendatangkan pakar guna mendalami lebih lanjut. Pendalaman, nantinya juga akan membuktikan apakah ada keterlibatan dari negara lain atau tidak.

"Nanti kita panggil pakar untuk melihat ini dari negara mana dan sebagainya. Sudah kita cek bawah air dan atas airnya ada monitornya atau tidak, mungkin semacam sonar itu enggak ada," katanya"

Dilihat dari foto yang diunggah, benda berwarna oranye itu mengapung di tengah perairan. Benda ini berbahan dasar logam diberi batas garis polisi milter TNI dan diamankan ke Posmat TNI AL di Kampung Keke, Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kepulauan Bintan, Selasa (28/12).

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksma Dwika Tjahja Setiawan menjelaskan, benda yang menyerupai tank itu terbuat dari bahan logam dengan ketebalan 0,2 cm. Sementara isi dalam benda tersebut berupa sterefoam. Secara visual benda tersebut mirip seperti tank tempur jenis amfibi.

"Namun kami masih melakukan pemeriksaan awal terhadap fisik dan segera membentuk tim guna diteliti lebih lanjut untuk mengetahui asal bendanya," katanya. (Knu)

Baca Juga

KSAL Angkat Suara Soal Dugaan Prajuritnya Terlibat Pengiriman TKI Ilegal

#TNI AL #KSAL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
KSAL Laksamana Muhammad Ali mengungkap alasan ITS Giuseppe Garibaldi diberi nama KRI Sriwijaya-100 dan harapan di balik penamaan tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
Indonesia
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
"Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Bagikan