Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit

Jajaran pejabat TNI berfoto di atas KRI Sriwijaya-100 di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026). ANTARA/Walda Marison

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eks armada laut Italia ITS Giuseppe Garibaldi yang kini menjadi kapal induk pertama TNI awalnya sempat akan diberi nama KRI Gajah Mada, tetapi akhirnya gugur.

Kapal hibah dari militer Italia itu akhirnya resmi menyandang nama KRI Sriwijaya-100 dalam upacara pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih pertama kali di atas geladak hari ini.

Kepada media, Jumat (24/9), Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan alasan kapal induk pertama TNI itu akhirnya menyandang nama Sriwijaya .

Jenderal bintang empat TNI AL itu menegaskan nama Sriwijaya dipilih karena memiliki sejarah kemaritiman nusantara yang sangat panjang.

Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu,

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali

Baca juga:

Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda

Panglima TNI Inspektur Upacara Penamaan KRI Sriwijaya-100

Prosesi penamaan KRI Sriwijaya-100 pagi tadi dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara.

Pejabat negara yang turut hadir antara lain KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta jajaran anggota DPR dan pejabat publik lainnya.

Pada hari ini, Kamis, 24 September 2026, saya Jenderal TNI Agus Subiyanto, Panglima TNI, dengan ini saya resmikan KRI Sriwijaya-100 masuk ajaran TNI AL,

kata Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto

Baca juga:

Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia

Kolonel Laut (P) Mochamad Fuad Hasan Komandan Pertama KRI Sriwijaya-100

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga mengukuhkan Kolonel Laut (P) Mochamad Fuad Hasan sebagai Komandan pertama KRI Sriwijaya-100

Jenderal Agus mengatakan kehadiran KRI Sriwijaya di jajaran TNI AL merupakan bagian dari modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.

KRI Sriwijaya-100 memiliki kemampuan sebagai pusat komando operasi laut yang andal, serta juga dapat berperan sebagai sarana diplomasi pertahanan serta bantuan kemanusiaan.

Kehadiran KRI Sriwijaya-100 sebagai armada kapal induk pertama Indonesia itu diharapkan memperkuat peran TNI, baik secara nasional maupun di tingkat regional dan global. (*)

#KRI Sriwijaya 100 #KSAL #Gajah Mada
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, ini Spesifikasi Lengkapnya
Kehadiran kapal ini merupakan wujud modernisasi alutsista dan pusat komando operasi laut.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, ini Spesifikasi Lengkapnya
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
KSAL Laksamana Muhammad Ali mengungkap alasan ITS Giuseppe Garibaldi diberi nama KRI Sriwijaya-100 dan harapan di balik penamaan tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
Indonesia
Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia
Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang sangat berjaya dan memberikan pengaruh besar pada kekuasaan laut di Nusantara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
"Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Setelah proses pengibaran bendera selesai, barulah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara mengukuhkan nama baru ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
Tugas Utama KRI Gajah Mada Bukan Tempur, KSAL Jelaskan Aturan Main Pengawalan Operasi Laut Kapal Induk
Simak penjelasan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengenai aturan pengawalan dan misi operasi laut KRI Gajah Mada Meta Keywords: KRI Ga
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Tugas Utama KRI Gajah Mada Bukan Tempur, KSAL Jelaskan Aturan Main Pengawalan Operasi Laut Kapal Induk
Indonesia
KSAL Harap Kapal Induk Giuseppe Buatan Italia Bisa Merapat ke Indonesia Sebelum HUT TNI 2026
Kapal induk dengan panjang 180,2 meter ini dilengkapi dengan mesin penggerak super yang dapat menggerakkan kapal dengan kecepatan 30 knot atau 56 kilometer per jam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Februari 2026
KSAL Harap Kapal Induk Giuseppe Buatan Italia Bisa Merapat ke Indonesia Sebelum HUT TNI 2026
Bagikan