Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia

Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bendera Merah Putih sudah berkibar di kapal induk pertama. TNI juga telah memberi nama KRI Sriwijaya-100 pada kapal induk yang sebelumnya bernama kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi, yang dioperasikan Italia.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan alas an nama Sriwijaya dipilih karena memiliki sejarah kemaritiman nusantara yang sangat panjang.

Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu,

kata Ali setelah acara peresmian nama KRI Sriwijaya-100 di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9).

Kala itu, Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang sangat berjaya dan memberikan pengaruh besar pada kekuasaan laut di Nusantara. Nilai-nilai itulah yang diharapkan Ali dan jajaran pejabat TNI dapat diwujudkan Indonesia melalui kehadiran KRI Sriwijaya-100.

Baca juga:

Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit

Harapannya dengan penamaan itu, kita akan mengembalikan keemasan atau kejayaan kemaritiman Nusantara seperti yang lalu ya,

kata Ali.

Sebelumnya, narator dalam upacara pemberian nama kapal Republik Indonesia (KRI) yang digelar hari ini sempat membacakan alasan pemberian nama Sriwijaya. Narator mengatakan Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan maritim terbesar se-Asia Tenggara pada masanya.

Berpusat di sekitar wilayah Palembang dan berkembang sejak sekitar abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi, Sriwijaya tumbuh sebagai kekuatan politik, perdagangan, dan keagamaan yang memiliki pengaruh luas,

jelas narator.

Narator melanjutkan letak kerajaan yang strategis memungkinkan Sriwijaya menguasai jalur perdagangan penting, khususnya di kawasan Selat Malaka, sehingga jaringan kekuasaannya menjangkau berbagai wilayah di Sumatera, Semenanjung Malaya, Jawa, hingga kawasan Asia Tenggara lainnya. Kejayaan Sriwijaya kemudian menempatkannya sebagai simbol penting dalam historiografi maritim Indonesia.

Penguasaannya terhadap jalur perdagangan laut dan kemampuannya membangun jaringan hubungan antardaerah, menunjukkan peran besar Sriwijaya dalam membentuk konektivitas wilayah Kepulauan Nusantara pada masa lampau,

jelas narator.

Setelah Indonesia merdeka, lanjut narator, sejarah Sriwijaya semakin sering dihadirkan dalam narasi pembangunan identitas nasional, terutama sebagai salah satu landasan historis bagi gagasan Indonesia sebagai negara kepulauan dan konsep Wawasan Nusantara.

Oleh karena itu, nama Sriwijaya tidak hanya mempresentasikan kejayaan sebuah kerajaan masa lampau, tetapi juga menjadi simbol kekuatan maritim, persatuan wilayah, dan orientasi Indonesia sebagai bangsa kepulauan.

#KRI #Kapal Induk Tni Al #KRI Sriwijaya 100
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, ini Spesifikasi Lengkapnya
Kehadiran kapal ini merupakan wujud modernisasi alutsista dan pusat komando operasi laut.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, ini Spesifikasi Lengkapnya
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
KSAL Laksamana Muhammad Ali mengungkap alasan ITS Giuseppe Garibaldi diberi nama KRI Sriwijaya-100 dan harapan di balik penamaan tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
Indonesia
Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia
Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang sangat berjaya dan memberikan pengaruh besar pada kekuasaan laut di Nusantara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
"Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Setelah proses pengibaran bendera selesai, barulah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara mengukuhkan nama baru ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Pesta meriah dan parade alutsista HUT ke-81 TNI di Monas resmi dibatalkan demi fokus penanganan bencana alam di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Bagikan