KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah

Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap beroperasi untuk menjalankan tugas negara.

Meski demikian, Ali mengatakan pihaknya masih menunggu perintah terkait misi yang akan dijalankan kapal induk tersebut.

"Intinya kapal ini siap," kata Laksamana Ali usai mengikuti upacara pemberian nama kapal dan pengibaran bendera Merah Putih di atas KRI Sriwijaya-100 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9).

Baca juga:

KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter

Sempat Dipersiapkan untuk Sailing Pass

Ali menjelaskan, KRI Sriwijaya-100 sebelumnya telah dipersiapkan untuk tampil dalam sailing pass di Teluk Jakarta dalam rangka HUT ke-81 TNI pada Minggu (4/10).

Namun, rencana tersebut batal setelah rangkaian acara HUT TNI diganti dengan perayaan yang lebih sederhana di Mabes TNI Cilangkap.

Karena itu, kapal induk tersebut urung tampil dalam sailing pass dan selanjutnya dipersiapkan untuk menjalankan misi lain.

Retrofit KRI Sriwijaya-100

Selain kesiapan menjalankan tugas, Ali mengatakan TNI AL tidak menutup kemungkinan melakukan retrofit terhadap KRI Sriwijaya-100 dalam waktu dekat.

Proses retrofit tersebut akan ditangani oleh perusahaan dalam negeri PT PAL bersama perusahaan asal Italia, Fincantieri. Rencana tersebut juga sejalan dengan informasi bahwa sistem kapal akan ditingkatkan melalui kerja sama kedua perusahaan setelah proses serah terima.

"Tapi, kita lihat apabila ada penugasan untuk kapal dalam waktu dekat maka penugasan dulu baru retrofit," jelas dia.

Baca juga:

KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara

Resmi Jadi Kapal Induk TNI AL

KRI Sriwijaya-100 merupakan kapal induk pertama yang resmi masuk jajaran TNI Angkatan Laut pada 24 September 2026. Kapal tersebut sebelumnya merupakan kapal induk milik Angkatan Laut Italia bernama ITS Giuseppe Garibaldi.

Proses alih kepemilikan dan pergantian bendera atau reflagging dilakukan dalam upacara di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Dalam prosesi tersebut, bendera Merah Putih dikibarkan di atas kapal dan nama ITS Giuseppe Garibaldi resmi berganti menjadi KRI Sriwijaya-100.

Kehadiran kapal tersebut menjadi bagian dari modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) TNI. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut KRI Sriwijaya-100 sebagai wujud modernisasi alutsista TNI. (Knu)

#KRI Sriwijaya 100 #KSAL #Alutsista
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, ini Spesifikasi Lengkapnya
Kehadiran kapal ini merupakan wujud modernisasi alutsista dan pusat komando operasi laut.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, ini Spesifikasi Lengkapnya
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
KSAL Laksamana Muhammad Ali mengungkap alasan ITS Giuseppe Garibaldi diberi nama KRI Sriwijaya-100 dan harapan di balik penamaan tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
Indonesia
Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia
Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang sangat berjaya dan memberikan pengaruh besar pada kekuasaan laut di Nusantara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
"Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Setelah proses pengibaran bendera selesai, barulah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara mengukuhkan nama baru ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Bagikan