Kronologi Tragis Orangutan Sempurna Mati Akibat Kabut Asap, Sempat Kritis di Kebun Sawit

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Kronologi Tragis Orangutan Sempurna Mati Akibat Kabut Asap, Sempat Kritis di Kebun Sawit

Tim BKSDA dan IARI mengevakuasi Orangutan Sempurna dari kawasan perkebunan kelapa sawit di Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang. ANTARA/HO : IARI Kalbar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Orangutan bernama Sempurna awalnya ditemukan dalam kondisi kritis di perkebunan kelapa sawit, Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Setelah sempat mendapat perawatan intensif, satwa dilindungi itu akhirnya meninggal pada Minggu (30/8) sore pekan.

Baca juga:

Orangutan Terpapar Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Dievakuasi

BKSDA Kalbar akhirnya membuka kronologis dan penyebab kematian tragis satwa langka hutan Kalimantan itu ke publik.

Dari hasil nekropsi, tim medis menemukan perubahan patologis signifikan pada organ vital, terutama paru-paru yang mengalami kongesti dan atelektasis parsial,

kata Kepala BKSDA Kalbar Murlan Dameria Pane, kepada media, Jumat (4/9).

Dugaan Paparan Kabut Asap

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan paparan asap menyebabkan gangguan fungsi paru dan hipoksia akut menjadi penyebab kematian Sempurna.

Murlan menegaskan kondisi temuan awal itu sejalan dengan meningkatnya kabut asap di Kalimantan Barat akibat kebakaran hutan dan lahan.

Dugaan kuat akibat paparan asap

Kepala BKSDA Kalbar Murlan Dameria Pane
Tim gabungan BKSDA Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Ketapang bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) mengevakuasi menemukan seekor Orangutan jantan dewasa dalam kondisi lemas. (Antara / HO : YIARI Kalbar)

Dari Kebun Sawit ke Pusat Rehabilitasi

Murlan menjelaskan laporan masyarakat mengenai kondisi orangutan diterima BKSDA Kalbar sekitar pukul 07.00 WIB. Tim gabungan bersama Yayasan IAR Indonesia segera menuju lokasi.

Saat ditemukan, Sempurna tidak mampu berdiri, gerak terbatas, dan mengalami gangguan pernapasan. Petugas memberikan oksigen dan cairan infus sebelum membawanya ke pusat rehabilitasi Yayasan IAR Indonesia pukul 11.30 WIB.

Namun kondisi terus memburuk. Tim medis sempat melakukan tindakan CPR, tetapi Sempurna dinyatakan mati pukul 15.20 WIB.

Baca juga:

Negara-Negara Asing Ikut Bantu Pemadam Karhutla, 35 Pesawat dari AS Hingga Laos Diizinkan Masuk NKRI

BKSDA Kalbar juga mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kondisi satwa tersebut karena laporan cepat menjadi faktor penting dalam memberikan pertolongan kepada satwa liar yang sakit, terluka, atau terdampak kondisi darurat.

Namun, BKSDA mengimbau masyarakat tidak menangani sendiri satwa liar yang ditemukan sakit, terluka, maupun terdampak asap, dan segera melaporkannya kepada petugas berwenang.

"Masyarakat dapat melaporkan temuan satwa liar kepada BKSDA Kalimantan Barat melalui nomor 08115776767 atau petugas di wilayah Ketapang melalui nomor 08115670041," tandas Murlan, dilansir Antara. (*)

#Orangutan #Kalimantan #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kebakaran Hutan Gunung Arjuno Tinggal 2-3 Km dari Rumah Penduduk, Pemkab Cairkan Belanja Tidak Terduga
Kebakaran Gunung Arjuno mendekati permukiman warga sejauh 2-3 km. Pemkab Pasuruan cairkan BTT perbaiki pipa air 5,2 km. Simak laporan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Kebakaran Hutan Gunung Arjuno Tinggal 2-3 Km dari Rumah Penduduk, Pemkab Cairkan Belanja Tidak Terduga
Indonesia
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Volume curah hujan total yang telah dihasilkan mencapai 222,67 juta meter kubik selama kegiatan OMC.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Indonesia
Gunung Lawu Terbakar, Pemkab Karanganyar Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
TNI-Polri, relawan, Perhutani, Basarnas, dan unsur terkait lainnya sejauh ini masih terus berupaya memadamkan titik api di kawasan Gunung Lawu.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Gunung Lawu Terbakar,  Pemkab Karanganyar Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyebut Polri mengusut 98 kasus karhutla dan mendalami dugaan keterlibatan pihak asing, termasuk dari negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Kapolri Usut 98 Kasus Karhutla, Ungkap Dugaan Keterlibatan Pihak Asing
Indonesia
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Tito Karnavian menjelaskan penggunaan surfaktan dan modifikasi cuaca untuk menangani karhutla di lahan gambut. Dry ice dimanfaatkan untuk bantu mengurangi asap.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Mendagri Tito Karnavian Ungkap Sejumlah Langkah Tangani Karhutla, dari Surfaktan hingga Dry Ice
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Pemanggilan para pejabat tersebut untuk mengikuti rapat terbatas yang akan membahas mengenai perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Bagikan