KRI Bima Suci Mulai Operas Muhibah 2024 Berkeling Dunia Selama 90 Hari

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Agustus 2024
KRI Bima Suci Mulai Operas Muhibah 2024 Berkeling Dunia Selama 90 Hari

Keberangkatan KRI Bima Suci ke sejumlah negara selama 90 hari sampai 30 Oktober 2024. ANTARA/HO-Dinas Penerangan Komando Armada II TNI AL.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - KRI Bima Suci memulai misi diplomasi dan muhibah berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju beberapa negara di Asia Timur sampai Rusia bersama taruna Akademi TNI AL dan kadet dari 17 negara.

Total waktu berlayar KRI Bima Suci untuk operasi muhibah, APSC 2024, dan KJK 2024 pada tahun ini selama 90 hari, yang terdiri atas 57 hari layar dan 33 hari sandar.

Dalam rentang waktu itu, KRI Bima Suci dijadwalkan berlayar 16 hari di perairan Indonesia, dan 74 hari di luar negeri.

KRI Bima Suci dijadwalkan merampungkan misinya itu dan tiba di markasnya di Surabaya pada 30 Oktober 2024.

Baca juga:

TNI AL Kerahkan Korvet KRI Bung Tomo-357 ke Vietnam

Dalam pelayaran itu, sebanyak 189 taruna Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) mengikuti Latihan Praktek Kartika Jala Krida (Lattek KJK) Taruna Tingkat III Akademi TNI AL Angkatan Ke-71 Tahun 2024, dan Pelayaran ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2024 bersama 32 kadet akademi angkatan laut dari 17 negara.

Panglima Koarmada (Pangkoarmada) II TNI AL Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo dalam amanatnya saat upacara keberangkatan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, menyebut misi muhibah KRI Bima Suci tahun ini istimewa.

"Pelayaran ini akan menempuh jarak 10.715 Nautical mile (Nm) selama kurang lebih 90 hari, dan pelayaran ini istimewa karena diikuti 32 kadet dari negara-negara ASEAN dan non-ASEAN,” kata Pangkoarmada II dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koarmada II Laksamana Pertama TNI Isswarto saat upacara di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung, Surabaya.

Negara-negara yang mengirimkan kadetnya untuk mengikuti APCS 2024 bersama KRI Bima Suci, yaitu Thailand, Kamboja, Malaysia, Filipina, Laos, Singapura, Timor Leste, Vietnam, China, Australia, Chile, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Belanda, dan Turki.

Baca juga:

TNI AL Kerahkan KRI Kakap-811 Bantu Warga Terdampak Letusan Gunung Ruang

Kadet-kadet dari 17 negara dan taruna AAL berlayar bersama-sama dengan KRI Bima Suci dengan rute Surabaya, Jakarta, dan tujuan akhir Singapura.

Selepas itu, KRI Bima Suci, yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso bakal melanjutkan pelayaran ke Sihanoukville (Kamboja), Hai Phong (Vietnam), Shanghai (China), Busan (Korea), Vladivostok (Rusia), Yokosuka (Jepang), Manila (Filipina), kemudian kembali pulang dengan rute Balikpapan, dan tujuan akhir Surabaya.

#TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Modus pelaku sebuk emas dimasukan dalam tubuh pelaku. Serbuk emas tersebut dikemas ke dalam tiga buah alat kontrasepsi, kemudian dimasukkan ke dalam tubuh.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Serbuk Emas Rp 2,9 Miliar, Disembunyikan di Tubuh WNA India
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Bagikan