KRI Bima Suci Mulai Operas Muhibah 2024 Berkeling Dunia Selama 90 Hari
Keberangkatan KRI Bima Suci ke sejumlah negara selama 90 hari sampai 30 Oktober 2024. ANTARA/HO-Dinas Penerangan Komando Armada II TNI AL.
MerahPutih.com - KRI Bima Suci memulai misi diplomasi dan muhibah berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju beberapa negara di Asia Timur sampai Rusia bersama taruna Akademi TNI AL dan kadet dari 17 negara.
Total waktu berlayar KRI Bima Suci untuk operasi muhibah, APSC 2024, dan KJK 2024 pada tahun ini selama 90 hari, yang terdiri atas 57 hari layar dan 33 hari sandar.
Dalam rentang waktu itu, KRI Bima Suci dijadwalkan berlayar 16 hari di perairan Indonesia, dan 74 hari di luar negeri.
KRI Bima Suci dijadwalkan merampungkan misinya itu dan tiba di markasnya di Surabaya pada 30 Oktober 2024.
Baca juga:
TNI AL Kerahkan Korvet KRI Bung Tomo-357 ke Vietnam
Dalam pelayaran itu, sebanyak 189 taruna Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) mengikuti Latihan Praktek Kartika Jala Krida (Lattek KJK) Taruna Tingkat III Akademi TNI AL Angkatan Ke-71 Tahun 2024, dan Pelayaran ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2024 bersama 32 kadet akademi angkatan laut dari 17 negara.
Panglima Koarmada (Pangkoarmada) II TNI AL Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo dalam amanatnya saat upacara keberangkatan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, menyebut misi muhibah KRI Bima Suci tahun ini istimewa.
"Pelayaran ini akan menempuh jarak 10.715 Nautical mile (Nm) selama kurang lebih 90 hari, dan pelayaran ini istimewa karena diikuti 32 kadet dari negara-negara ASEAN dan non-ASEAN,” kata Pangkoarmada II dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koarmada II Laksamana Pertama TNI Isswarto saat upacara di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung, Surabaya.
Negara-negara yang mengirimkan kadetnya untuk mengikuti APCS 2024 bersama KRI Bima Suci, yaitu Thailand, Kamboja, Malaysia, Filipina, Laos, Singapura, Timor Leste, Vietnam, China, Australia, Chile, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Belanda, dan Turki.
Baca juga:
TNI AL Kerahkan KRI Kakap-811 Bantu Warga Terdampak Letusan Gunung Ruang
Kadet-kadet dari 17 negara dan taruna AAL berlayar bersama-sama dengan KRI Bima Suci dengan rute Surabaya, Jakarta, dan tujuan akhir Singapura.
Selepas itu, KRI Bima Suci, yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso bakal melanjutkan pelayaran ke Sihanoukville (Kamboja), Hai Phong (Vietnam), Shanghai (China), Busan (Korea), Vladivostok (Rusia), Yokosuka (Jepang), Manila (Filipina), kemudian kembali pulang dengan rute Balikpapan, dan tujuan akhir Surabaya.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
TNI AL Telah Kerahkan 20 Kapal Perang Bantu Pemulihan Daerah Bencana di Sumatera
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
KRI Semarang-594 Pembawa Logistik Korban Bencana Sumatra Mulai Bersandar, Bantuan Didistribusikan Pakai Helikopter
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?
Armada Tempur Laut Bertambah, TNI AL Siap Sambut KRI Prabu Siliwangi