KPPU Ungkap Dugaan Permainan Kartel Minyak Goreng ke DPR

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 31 Maret 2022
KPPU Ungkap Dugaan Permainan Kartel Minyak Goreng ke DPR

Ilustrasi - Minyak goreng curah. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/3), berlangsung panas.

Ketua KPPU Ukay Karyadi berdebat dengan anggota Komisi VI Mufti Anam soal dugaan permainan kartel yang menyebabkan kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng beberapa waktu belakangan.

Mulanya Ukay mengatakan, KPPU telah melakukan penyelidikan sejak awal Januari 2022 dan hasilnya mengarah kepada dugaan adanya permainan mafia hingga menyebabkan kelangkaan berujung naiknya harga minyak goreng.

Baca Juga:

Pemprov DKI Prediksi Harga Minyak Goreng Naik 100 Persen saat Puasa

"Dari hasil penyelidikan, kami menemukan adanya satu alat bukti,” ujar Ukay.

Ukay menjelaskan, investigasi dilakukan guna menyelidiki adanya dugaan pelanggaran persaingan usaha dan distribusi minyak goreng. Hasilnya, setelah tiga bulan barulah ada indikasi yang mengarah kepada kartel minyak goreng.

Mendengar hal itu, Mufti Anam lalu menanyakan ke Ukay soal apa alat bukti tersebut. Ukay tak bisa menyebutkan. Dia berdalih, selama penyelidikan berlangsung pihaknya tak boleh mengungkap ke publik hingga prosesnya rampung.

"Tentunya tidak bisa disampaikan," kata Ukay.

Baca Juga:

Di Bandung Harga Minyak Goreng Curah Capai Rp 25 Ribu Per Kilogram

Anam lalu ngotot menanyakan alasan tidak dapat diungkapkannya alat bukti tersebut.

"Bulan Januari investigasi sampai Maret rakyat sudah kecekik langkah dari Bapak seperti putri tidur. Saya tanya ke Bapak, bulan Januari investigasi apa yang Bapak dapatkan?" tanya Anam ngotot.

"Saya pengin tanya ke njenengan (Anda) hasil investigasi sampean (Anda) tuh apa yang tegas, Pak, Bapak itu pimpinan,” tambahnya.

Mendengar hal itu, Ukay akhirnya sedikit terbuka soal alat bukti itu. Salah satunya adalah soal pertemuan yang dihadiri perusahaan minyak goreng. Selain itu ada keterangan dari peritel soal pasokan.

"Adanya rapat yang diselenggarakan oleh asosiasi yang dihadiri oleh perusahaan-perusahaan minyak goreng. Lalu juga ada informasi dari memeriksa ritel, bahwa mereka selalu dipasok minyak goreng jauh di atas permintaannya sehingga ada upaya menahan pasokan dari produsen maupun distributor," kata Ukay. (Pon)

Baca Juga:

Satgas Pangan Polri Harus Usut Penimbun Minyak Goreng

#Minyak Goreng #KPPU
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gencar Bongkar Mafia Pangan Penyebab Harga Minyak Goreng Naik
Anggota Komisi IV DPR RI meminta pemerintah mengusut mafia pangan yang diduga menyebabkan kenaikan harga minyak goreng dan mengganggu distribusi pangan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
DPR Minta Pemerintah Gencar Bongkar Mafia Pangan Penyebab Harga Minyak Goreng Naik
Indonesia
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga
DPR RI minta pemerintah segera kendalikan harga minyak goreng yang naik di sejumlah daerah. Kenaikan berdampak pada masyarakat dan UMKM.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok MinyaKita Aman, Fokus Distribusi ke Pasar Rakyat
Pemprov DKI Jakarta memastikan, pasokan MinyaKita aman. Selain itu, harga minyak goreng di pasar tradisional dan modern pun tetap dipantau.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Pemprov DKI Pastikan Stok MinyaKita Aman, Fokus Distribusi ke Pasar Rakyat
Indonesia
Obok-Obok Kantor Ombudsman RI, Jaksa Sita Bukti Elektronik Mafia Minyak Goreng
Ombudsman RI diduga memberikan rekomendasi yang memperkuat gugatan perdata tiga korporasi tersebut ke PTUN.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Maret 2026
Obok-Obok Kantor Ombudsman RI, Jaksa Sita Bukti Elektronik Mafia Minyak Goreng
Indonesia
Geledah Ombudsman, Kejagung Bongkar Taktik Culas Mafia Minyak Goreng Demi Lolos Jeratan Hukum
Selain aliran dana ke meja hijau, penyidik kini mendalami mengapa Ombudsman RI mengeluarkan rekomendasi yang justru digunakan korporasi untuk melawan negara di jalur perdata
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Geledah Ombudsman, Kejagung Bongkar Taktik Culas Mafia Minyak Goreng Demi Lolos Jeratan Hukum
Indonesia
Harga Global Melonjak, HET Minyak Goreng Dikaji Buat Dinaikkan
salah satu pertimbangan utama dalam kajian adalah pergerakan harga global minyak sawit mentah serta kondisi produksi nasional sebagai produsen terbesar dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Maret 2026
Harga Global Melonjak, HET Minyak Goreng Dikaji Buat Dinaikkan
Indonesia
Mendag Perintahkan Pengusaha Minyak Goreng Tingkatkan Produksi Buat Pasokan Lebaran
Pemerintah mendorong produsen minyak goreng meningkatkan produksi, termasuk melalui peningkatan produksi untuk merek minyak goreng kemasan ekonomis lainnya
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Mendag Perintahkan Pengusaha Minyak Goreng Tingkatkan Produksi Buat Pasokan Lebaran
Indonesia
Pemprov DKI Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai Jelang Ramadan
Pemprov DKI Jakarta memantau harga minyak goreng dan cabai menjelang Ramadan. Pemerintah memastikan stok pangan aman dan mengimbau warga tidak panic buying.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Februari 2026
Pemprov DKI Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai Jelang Ramadan
Indonesia
HET Minyakita Rp 15.700, di Pasar Dijual di Atas Harga Eceran Tertinggi Capai 17.089 Per Liter
harga Minyakita tersebut masih berada di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp 15.700 per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Februari 2026
HET Minyakita Rp 15.700, di Pasar Dijual di Atas Harga Eceran Tertinggi Capai 17.089 Per Liter
Indonesia
MinyaKita Turun di Minggu Pertama Februari 2026, Cek Harga Terbarunya
Penurunan ini menjadi angin segar bagi konsumen, namun tetap memerlukan pengawasan ketat agar distribusi kembali normal dan sesuai regulasi
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Februari 2026
MinyaKita Turun di Minggu Pertama Februari 2026, Cek Harga Terbarunya
Bagikan