MerahPutih.com - Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta memastikan stok minyak goreng rakyat MinyaKita masih aman dan distribusinya berjalan lancar di wilayah ibu kota.
Kepastian tersebut disampaikan di tengah kenaikan harga minyak goreng curah yang telah menembus Rp 23.000 per kilogram di sejumlah pasar Jakarta serta pembahasan kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh pemerintah pusat.
Baca juga:
Harga MinyaKita bakal Naik, DPR Ingatkan Sanksi Tegas bagi Penimbun dan Permainan Distribusi
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, Selasa (9/6), pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok, termasuk MinyaKita.
Kami terus melakukan pemantauan secara intens terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok, termasuk minyak goreng rakyat MinyaKita. Hingga saat ini, stok masih tersedia dan distribusi di pasar-pasar Jakarta berjalan dengan baik,
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo.
Perkuat Pasokan Lewat Kerja Sama dengan Distributor
Untuk menjaga ketersediaan pasokan di pasaran, Dinas PPKUKM DKI Jakarta menjalin komunikasi dengan produsen dan distributor minyak goreng swasta guna menjajaki kerja sama dengan BUMD pangan sebagai mitra penyaluran MinyaKita.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di pasar rakyat dan jaringan kios kebutuhan pokok yang melayani warga Jakarta.
Selain itu, pasokan juga diarahkan untuk mendukung distribusi di gerai-gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).
Baca juga:
DPR Soroti Rencana Kenaikan HET MinyaKita, Pemerintah Diminta Jaga Daya Beli Masyarakat
Gandeng Bulog untuk Perluas Penyaluran
Tak hanya melibatkan sektor swasta, Dinas PPKUKM DKI Jakarta juga memperluas kolaborasi dengan Perum Bulog dalam penyaluran MinyaKita di pasar-pasar rakyat.
Menurut Ratu, pihaknya turut memberikan pendampingan kepada para pedagang pasar agar dapat menjadi mitra resmi dalam distribusi produk tersebut.
"Kami turut memberikan pendampingan kepada para pedagang pasar dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha, agar dapat menjadi mitra Bulog untuk penyaluran MinyaKita kepada masyarakat," pungkasnya. (Asp)