KPK Ungkap Pola “Circle” dalam Praktik Korupsi, Libatkan Keluarga hingga Kolega

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 21 April 2026
KPK Ungkap Pola “Circle” dalam Praktik Korupsi, Libatkan Keluarga hingga Kolega

Ilustrasi: KPK. Foto: KPK

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap pola keterlibatan orang-orang di sekitar pelaku utama dalam berbagai perkara korupsi yang ditangani. Fenomena ini disebut sebagai “circle” korupsi, yang berperan tidak hanya dalam pelaksanaan tindak pidana, tetapi juga dalam penyamaran dan pengaliran uang hasil kejahatan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, lingkaran tersebut dapat melibatkan keluarga, orang kepercayaan, rekan kerja, hingga kolega politik. Mereka kerap menempati peran berbeda, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga menjadi perantara atau penampung aliran dana.

“Dalam sejumlah perkara, kami menemukan keterlibatan ‘circle’ pelaku utama, baik dari keluarga maupun relasi profesional dan politik,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (21/4).

KPK mencontohkan sejumlah kasus di daerah. Di Pemerintah Kabupaten Pekalongan, terdapat dugaan konflik kepentingan ketika kepala daerah melalui keluarga mengintervensi proses tender untuk memenangkan perusahaan milik keluarga. Selain itu, keluarga juga diduga menerima aliran dana hasil korupsi.

Baca juga:

KPK Serahkan Aset Rampasan Rp 3,52 Miliar ke Lemhannas

Pola serupa terjadi di Kabupaten Bekasi, di mana dugaan penerimaan dana melibatkan hubungan keluarga antara anak dan ayah. Sementara di Tulungagung, aliran dana disebut melibatkan orang kepercayaan kepala daerah, seperti ajudan, yang bertugas mengumpulkan setoran dari perangkat daerah.

Di Cilacap, keterlibatan terjadi dalam lingkup birokrasi, melibatkan kepala daerah bersama pejabat struktural seperti sekretaris daerah dan asisten daerah. Adapun di Ponorogo, KPK mengidentifikasi praktik “balas jasa” politik, yakni pengembalian modal dari pihak yang sebelumnya mendukung dalam kontestasi Pilkada.

KPK juga menemukan skema serupa di tingkat provinsi, seperti di Riau, di mana aliran dana diduga melalui perantara orang kepercayaan. Selain itu, dalam perkara di sektor Bea Cukai, ditemukan penggunaan nama pihak lain sebagai nominee untuk menampung dana.

Untuk menelusuri aliran uang, KPK bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Kolaborasi ini dinilai penting dalam memetakan transaksi dan mengungkap penyamaran aset hasil korupsi.

Data KPK menunjukkan, sepanjang 2004 hingga 2025 terdapat 1.904 pelaku korupsi yang ditangani, dengan 91 persen laki-laki dan 9 persen perempuan.

KPK menegaskan, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya menyasar pelaku utama, tetapi harus menjangkau seluruh jejaring. Upaya pencegahan juga diperkuat melalui edukasi antikorupsi dan pelibatan masyarakat, termasuk melalui sistem pelaporan pelanggaran yang disediakan lembaga tersebut. (Pon)

#KPK #Kasus Korupsi #Dugaan Korupsi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Kejaksaan Geledah Sejumlah Lokasi di Jakarta dan Bandung, Cari Bukti Korupsi MBG
Lokasi yang digeledah yakni rumah dan kantor. Namun, belum jelas rumah dan kantor siapa yang digeledah.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Kejaksaan Geledah Sejumlah Lokasi di Jakarta dan Bandung, Cari Bukti Korupsi MBG
Indonesia
KPK Buka Peluang Dalami Keterlibatan Anggota BPK Bobby Rizaldi dalam Kasus Suap Audit Muara Enim
Penyidik akan menelusuri apakah Angga masih berkoordinasi dengan mantan atasannya setelah Bobby menjabat anggota BPK.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
KPK Buka Peluang Dalami Keterlibatan Anggota BPK Bobby Rizaldi dalam Kasus Suap Audit Muara Enim
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
KPK mengungkap dugaan suap Rp 1,6 miliar untuk mengubah hasil audit BPK terhadap Pemkab Muara Enim. Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
Indonesia
Jadi Tersangka Baru OTT Bupati Muara Enim, Pejabat BPK Titin Rita Lestari Berdalih Cuma Pelaksana
KPK menetapkan Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel, Titin Rita Lestari, sebagai tersangka kasus suap pengaturan temuan BPK.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Jadi Tersangka Baru OTT Bupati Muara Enim, Pejabat BPK Titin Rita Lestari Berdalih Cuma Pelaksana
Indonesia
Fitroh Rohcahyanto Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG, Tegaskan tak Kenal Sony Sonjaya
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto menegaskan, bahwa ia tak mengenal Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Ia juga tak terlibat kasus korupsi MBG.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Fitroh Rohcahyanto Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG, Tegaskan tak Kenal Sony Sonjaya
Indonesia
KPK: Yayasan Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto Sudah Berdiri Sebelum Ada Program MBG
“Yayasan ini fokus pada kegiatan sosial, seperti pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” Jubir KPK Budi Prasetyo
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
KPK: Yayasan Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto Sudah Berdiri Sebelum Ada Program MBG
Indonesia
Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto Diisukan Terkait MBG, Begini Tanggapan KPK
Pada 3 Juni 2026, Kejagung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, serta mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam tata kelola program MBG.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Wakil Ketua Fitroh Rohcahyanto Diisukan Terkait MBG, Begini Tanggapan KPK
Indonesia
KPK Sita Rp 500 Juta dalam OTT ASN BPK, Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
KPK menyita Rp 500 juta dalam OTT terhadap lima ASN BPK terkait dugaan suap temuan audit proyek pengadaan di Pemkab Muara Enim. Perkara kini naik ke tahap penyidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
KPK Sita Rp 500 Juta dalam OTT ASN BPK, Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
Indonesia
KPK Tangkap Pegawai BPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Muara Enim Edison
KPK selanjutnya akan menetapkan pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap kepada oknum BPK tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
KPK Tangkap Pegawai BPK Terkait Dugaan Korupsi  Bupati Muara Enim Edison
Indonesia
KPK Sita Puluhan Juta Rupiah dari Ruangan Silmy Karim di Kantor Imigrasi
Selain ruang kerja Silmy, tim penyidik juga menggeledah Kantor Imigrasi Jakarta Barat dan rumah Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
KPK Sita Puluhan Juta Rupiah dari Ruangan Silmy Karim di Kantor Imigrasi
Bagikan