MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan aktivitas di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukoharjo, Selasa (14/7). Dalam lanjutan penanganan perkara, penyidik kembali melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi.
Adapun lokasi yang didatangi penyidik meliputi Kantor Bupati Sukoharjo, Gedung Menara Wijaya, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo, serta Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Sukoharjo.
Baca juga:
Diperiksa di Polresta Surakarta, Bupati Sukoharjo Bungkam Saat Digelandang KPK ke Jakarta
Kantor Bupati Dijaga Aparat Kepolisian
Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana di lingkungan Setda Sukoharjo terlihat lengang, baik di kawasan Kantor BPKPAD, Gedung Menara Wijaya, maupun Kantor Bupati Sukoharjo.
Di halaman Kantor Bupati tampak mobil dinas berpelat Bupati masih terparkir. Di belakangnya terlihat dua unit mobil Toyota Innova berwarna hitam serta satu kendaraan milik Samapta Polres Sukoharjo.
Sementara itu, aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar Kantor Bupati selama proses penggeledahan berlangsung.
Stiker segel bertuliskan KPK yang sebelumnya terpasang di Kantor Bupati juga telah dicopot. Penyidik melakukan penggeledahan sejak pagi hingga menjelang siang saat aktivitas perkantoran berlangsung.
"Informasi (KPK) masih di dalam (Ruang Bupati) dalami kasus," kata salah satu pegawai di lingkungan Pemkab Sukoharjo yang enggan disebut namanya, Selasa (14/7).
Pegawai tersebut mengaku tidak mengetahui secara rinci aktivitas yang dilakukan penyidik karena seluruh proses berlangsung secara tertutup.
Wabup Eko Ditunjuk Jadi Plt Bupati
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menunjuk Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo.
Eko menggantikan Etik Suryani yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
Baca juga:
Bupati Kena OTT KPK, Mendagri Tunjuk Wakil Bupati Sukoharjo Pimpin Pemerintahan
Pemkab Cari Solusi Usai Sejumlah Ruangan Disegel
Pasca OTT KPK pada Kamis (9/7), ruang kerja Bupati Sukoharjo Etik Suryani beserta sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) disegel penyidik.
Menanggapi kondisi tersebut, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo mengatakan pemerintah daerah tengah mencari solusi agar pelayanan publik tetap berjalan.
Kami akan mencari solusi terkait sejumlah ruangan dan kantor OPD yang disegel KPK,
Plt. Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo
Ia menegaskan roda pemerintahan akan tetap dijalankan semaksimal mungkin meski sejumlah ruangan belum dapat digunakan. Pemkab juga akan menyiapkan lokasi sementara untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Tadi sudah kami kumpulkan kepala OPD dan sudah kami sampaikan disana arahannya. Ya hari ini (Senin) kondisinya seperti itu (ruang kerja bupati dan BPKPAD disegel KPK),” katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

