Korea Utara Siap Beri Pelajaran Amerika Serikat
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (Dok KCNA/Reuters/Antara)
MerahPutih.com - Korea Utara siap memberi Amerika Serikat "pelajaran keras" dengan meluncurkan peluru kendali antarbenua jika Washington mengambil langkah militer terhadap Pyongyang.
Korea Utara menyatakan tidak akan menghentikan atau merundingkan program nuklir atau peluru kendali mereka.
Dalam salinan pernyataan Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho, yang dibagikan kepada media di Manila, Filipina dalam pertemuan ASEAN, Pyongyang menyebut hukuman baru PBB sebagai langkah palsu dan mengancam akan membalas dengan tindakan keras demi keadilan.
Menurut Ri Yong-ho, resolusi Dewan Keamanan itu menunjukkan bahwa PBB menyalahgunakan kewenangannya.
Uji coba rudal kendali berdaya jelajah antar benua pada Juli lalu menunjukkan bahwa semua wilayah Amerika Serikat bisa menjadi sasaran. Rudal itu juga merupakan alat pertahanan diri yang wajar.
Pada saat ini, menteri-menteri luar negeri ASEAN bersama beberapa mitra regional mereka seperti Korea Utara, Amerika Serikat, China Korea Selatan, Jepang, dan Australia tengah bertemu di Manila untuk membahas penanganan sejumlah persoalan seperti sengketa wilayah di Laut China Selatan dan krisis di Semenanjung Korea.
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Unjuk Kekuatan Nuklir, Korut Uji Rudal Jelang Kedatangan Presiden Trump ke Korsel
[HOAKS atau FAKTA] : Prihatin, Kim Jong-un Siap Ambil alih Pimpin Indonesia untuk Bersihkan Pejabat Koruptor
Bertemu di Beijing, Rusia dan Korut Bakal Tingkatkan Hubungan Bilateral Bikin Program Jangka Panjang
Ketemu Kim Jong-un di China, Putin Berterima Kasih karena Prajurit Korea Utara Bertempur di Ukraina
Respons Pernyataan Trump, Moskow Sebut Rusia, China, dan Korut Tidak Berkomplot Melawan Amerika Serikat
Misterius Banget, ini Sosok Kim Ju-ae, Anak Pemimpin Korea Utara yang Disebut Calon Penerus
China Pamer Kekuatan Militer dalam Parade Peringatan 80 Tahun Berakhirnya Perang Dunia II
Putri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Jadi Sorotan dalam Kunjungan ke China, Disebut Calon Penerus
Korea Selatan Bongkar Pengeras Suara Propaganda yang Mengarah ke Korea Utara, Upaya Awal Rekonsiliasi
Korea Utara Buka Resor Pantai Baru demi Cuan di Tengah Sanksi Ketat