Korban Kebakaran Manggarai Terima Bantuan 3,5 Ton Beras

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 16 Agustus 2024
Korban Kebakaran Manggarai Terima Bantuan 3,5 Ton Beras

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto menyalurkan langsung bantuan ke korban kebakaran Manggarai. (foto: dokumen Pasar Jaya).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya menyalurkan bantuan sembako kepada korban kebakaran di Manggarai, Jakarta Selatan. Bantuan ini bagian dari upaya Pasar Jaya dalam merespon bencana dan membantu masyarakat yang terdampak.

Bantuan yang disalurkan berupa 3,5 Ton Beras, 100 Dus Minyak Goreng, 30 Dus Gula Pasir, 10 Dus ABC Sarden, 100 Dus Sarimi, dan 30 Dus Susu UHT.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto memberikan secara langsung bantuan tersebut ke posko-posko pengungsian yang ada di Manggarai, dengan koordinasi bersama aparat setempat untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran.

Baca juga:

Pj Heru Budi Minta Anak-anak Korban Kebakaran Manggarai Tetap Sekolah

Agus Himawan Widiyanto, menyatakan bahwa bantuan ini adalah sebagai bentuk hadirnya Pemerintah DKI Jakarta melalui kepedulian dan tanggung jawab sosial Perusahaan daerah.

"Kami sangat prihatin dengan musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Manggarai. Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak," ujar Agus di Jakarta, Kamis (15/8).

Agus berharap bantuan ini dapat memberikan sedikit ketenangan dan meringankan beban bagi para korban kebakaran di Manggarai.

Baca juga:

Sisa-sisa Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk di Kampung Bali Manggarai

"Semoga mereka dapat segera pulih dan bangkit kembali. Perumda Pasar Jaya akan terus berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, dan kami mengajak semua pihak untuk turut serta dalam membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan," katanya.

Melalui kerja sama dan solidaritas, diharapkan para korban kebakaran di Manggarai dapat segera bangkit dan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. (Asp)

#Manggarai #Kebakaran
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan bus. Penyemprotan pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
 Bus AKAP PO Rosalia Indah Terbakar di Tol Solo–Ngawi, Diduga Korsleting
Indonesia
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Berdasarkan laporan pemantauan awal Kantor SAR Jakarta, indikasi kebakaran ditandai asap tebal berkadar gas beracun di area tambang emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Kebakaran di Area PT Antam, Basarnas Siap Siaga Membantu
Indonesia
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Pembangunan LRT Velodrome-Manggarai segera rampung. Nantinya, ada lima stasiun yang bakal terhubung.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Dunia
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Sebagian besar wilayah Australia dilanda kondisi gelombang panas ekstrem.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Dunia
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Dunia
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Indonesia
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Api dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.20 WIB dengan memanfaatkan fasilitas hydrant yang tersedia di sisi barat Gedung Sarinah.
Dwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Kebakaran Minggu Malam, Sarinah Tetap Beroperasi
Bagikan