Kontras Desak ASEAN Bahas Pembantaian Etnis Rohingya

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 23 Desember 2017
Kontras Desak ASEAN Bahas Pembantaian Etnis Rohingya

Pengungsi Rohingya di pantai di Teknaf, Bangladesh, Minggu (3/9). (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mendesak ASEAN segera membahas secara spesifik mengenai penyelesaian kejahatan terhadap kemanusiaan yang dialami oleh etnis Rohingya.

Dalam siaran pers Kontras, Sabtu (23/12), menyatakan pihaknya meminta ASEAN untuk membuat satu buah pertemuan istimewa untuk membahas secara spesifik penyelesaian kejahatan terhadap kemanusiaan yang dialami etnis Rohingya.

Hal tersebut, lanjutnya, termasuk mengenai pertolongan humaniter, akses keadilan dan kekuatan alternatif untuk meredam konflik yang terjadi di daerah tersebut selain kekuatan militer yang represif.

Kemudian, pemerintah Indonesia dinilai harus mengambil inisiatif untuk menyusun beberapa rekomendasi dalam penyelesaian konflik yang terjadi kepada etnis Rohingya, termasuk penanganan kelompok minoritas Rohingya yang menjadi "internally-displaced persons" atau terbengkalai di beberapa pos transit pengungsi di beberapa Negara anggota ASEAN dan Australia.

Ketiga, Kontras mendesak pemerintah Indonesia harus segera meminta Negara Myanmar untuk menarik pasukan keamanan di Rakhine yang pada akhirnya menimbulkan ancaman dan rasa takut lebih lanjut terhadap etnis tersebut.

Menurut LSM tersebut, hal itu penting guna meminimalkan potensi konflik dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Rohingya.

Kontras mengeritik hasil KTT ASEAN ke-31 Filipina pada November 2017 menyesalkan pertemuan yang dihadiri oleh seluruh pemimpin ASEAN dan beberapa pemimpin negara lain tersebut tidak membahas secara menyeluruh mengenai peran dan resolusi ASEAN mengenai krisis Rohingya.

Pertemuan pemimpin negara-negara kawasan Asia Tenggara itu dinilai lebih mengedepankan isu yang berkenaan dengan code of conduct Laut China Selatan, terbukanya kerja sama ekonomi baru dengan Rusia, ancaman terorisme, tekanan ancaman nuklir dari Korea Utara, dan juga kunjungan pertama dari para pemimpin baru di Uni Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (*)

Sumber: ANTARA

#Krisis Rohingya #Kontras #ASEAN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Malaysia Tempuh Jalur Diplomasi untuk Solusi Kabut Asap di Tingkat Regional
Pihak Malaysia menyebut memprioritaskan kepentingan dan kesehatan masyarakat tanpa memengaruhi hubungan bilateral.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Malaysia Tempuh Jalur Diplomasi untuk Solusi Kabut Asap di Tingkat Regional
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Olahraga
Gelandang Persib Bandung Thom Haye Jadi Kreator Saat Indonesia Lawan Malaysia
Herdman tetap mempertahankan formasi 5-4-1 dari pertandingan lawan Singapura. Maarten Paes kembali dipercaya sebagai penjaga gawang, sedangkan Kevin Diks masih menjadi kapten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Gelandang Persib Bandung Thom Haye Jadi Kreator Saat Indonesia Lawan Malaysia
Indonesia
Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Pramono Janjikan Layanan Keamanan dan Transportasi Bagi Suporter
Pemprov DKI Jakarta akan memastikan dukungan terhadap kebutuhan penyelenggaraan, terutama dari aspek keamanan, kenyamanan, dan kemudahan transportasi bagi peserta selama berada di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Pramono Janjikan Layanan Keamanan dan Transportasi Bagi Suporter
Indonesia
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipamerkan di JCC Jakarta, Turnamen Digelar di 2 Negara
FIFA ASEAN Cup 2026 adalah turnamen sepak bola terbesar di kawasan Asia Tenggara yang baru pertama kali digelar.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipamerkan di JCC Jakarta, Turnamen Digelar di 2 Negara
Indonesia
Koalisi Sipil: Peradilan Militer Gagal Beri Pertanggungjawaban Setimpal Kasus Andrie Yunus
Hukuman dua terdakwa dipangkas dan pemecatan dari dinas militer dibatalkan.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Koalisi Sipil: Peradilan Militer Gagal Beri Pertanggungjawaban Setimpal Kasus Andrie Yunus
Olahraga
Piala AFF Indonesia vs Timor Leste: Shayne Pattynama jadi Man of The Match
Sebelum jeda, Niski sempat memblok sepakan Ivar Jenner yang disusul tembakan Rayhan Hannan yang membentur tiang
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Juli 2026
Piala AFF Indonesia vs Timor Leste: Shayne Pattynama jadi Man of The Match
Olahraga
Timnas Indoensia Perdana Tinggalkan SUGBK, John Herdman Tantang Masyarakat Penuhi Stadion Pakansari
Skuad Merah Putih pernah menjadikan stadion berkapasitas 30.000 penonton ini sebagai markas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Timnas Indoensia Perdana Tinggalkan SUGBK, John Herdman Tantang Masyarakat Penuhi Stadion Pakansari
Olahraga
Indonesia vs Kamboja: Prediksi Skor, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Kamboja asuhan pelatih Koji Gyotoku mengandalkan formasi 4-4-2 dengan memboyong sembilan pemain naturalisasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Indonesia vs Kamboja: Prediksi Skor, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Indonesia
2 Prajurit TNI Penyiram Aktivis KontraS Andrie Yunus Dipecat, Ini Kata Yusril
Pemerintah berharap hak-hak korban untuk memperoleh pemulihan dan perlindungan dapat terus diperhatikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
2 Prajurit TNI Penyiram Aktivis KontraS Andrie Yunus Dipecat, Ini Kata Yusril
Bagikan