Konsumsi Obat Cacing Saat Puasa

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 08 April 2022
Konsumsi Obat Cacing Saat Puasa

Konsumsi obat cacing bermanfaat bagi tubuh saat berpuasa. (Foto: pexels/lilartsy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SELAMA puasa selama bulan Ramadan sudah sepatutnya kamu menjaga kondisi fisik agar tetap optimal. Agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lancar, selain mengonsumsi makanan bernutrisi, kamu sekeluarga juga perlu minum obat cacing. Terlebih lagi, negara Indonesia termasuk daerah endemis cacingan dan anak-anak adalah kelompok yang paling rentan terkena dampaknya.

Penyakit cacingan dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.Dilansir dari laman Alodokter, penularan cacing bisa terjadi bila kamu mengonsumsi makanan atau minuman yang pengolahannya kurang bersih atau tidak dimasak hingga matang, atau bisa juga saat berjalan di atas tanah tanpa mengenakan alas kaki. Infeksi cacing lebih mudah terjadi pada orang yang jarang mencuci tangan.

Baca juga:

Latihan Gerak Ringan Direkomendasikan Selama Ramadan

Penyakit cacingan bisa disebabkan oleh berbagai jenis cacing, seperti cacing kremi, cacing pita, dan cacing tambang. Cacing tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, bahkan kulit.

Penyakit cacingan tidak selalu menunjukkan gejala, sehingga penderitanya bisa saja tidak menyadari bahwa tubuhnya sudah terinfeksi cacing. Meski begitu, sebagian penderita cacingan merasakan gejala berupa mual, muntah, sakit perut, diare, lemas, dan berat badan menurun.

Apa perlu minum obat cacing sebelum puasa? Ya, penyakit cacingan dapat membuat tubuh penderitanya kekurangan gizi dan lemas. Ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, terlebih selama bulan puasa. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi obat cacing sebelum puasa, sehingga kamu tidak mengalami kekurangan nutrisi dan lemas akibat cacingan selama berpuasa nanti.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa perlu minum obat cacing sebelum menjalani puasa:

1. Menjaga asupan nutrisi dalam tubuh

Jumlah nutrisi dalam tubuh semakin menyusut bila kamu menderita cacingan. (Foto: freepik/freepik)
Jumlah nutrisi dalam tubuh semakin menyusut bila kamu menderita cacingan. (Foto: freepik/freepik)

Tidak makan dan minum selama 12 jam lebih saat berpuasa dapat membuat asupan nutrisi dan cairan kamu berkurang. Jumlah nutrisi tersebut bisa semakin menyusut bila kamu menderita cacingan.

Cacing merupakan parasit yang bertahan hidup dengan mengambil nutrisi dari makanan di dalam usus inangnya, yang dalam hal ini adalah manusia. Jika nutrisi di dalam makanan kamu diambil oleh cacing, maka bisa kekurangan nutrisi sehingga tubuhmu terasa lemas dan lesu.

Bukan hanya itu, rasa lapar yang dirasakan pun akan semakin kuat dan sulit dikontrol karena tubuhmu tidak mendapatkan kalori yang cukup dari makanan. Jadi, agar puasamu lancar, konsumsilah obat cacing sebelum memasuki bulan puasa.

2. Mencegah penyakit cacingan dari makanan dan minuman yang kurang bersih

Cuci hingga bersih makanan atau masak hingga matang agar tidak terdapat telur dan cacing. (Foto: freepik/freepik)
Cuci hingga bersih makanan atau masak hingga matang agar tidak terdapat telur dan cacing. (Foto: freepik/freepik)

Selama bulan puasa, aneka makanan dan minuman untuk sahur atau berbuka banyak dijual di pinggir jalan. Nah, makanan dan minuman tersebut bisa saja terkontaminasi debu dan kotoran penyebab penyakit, temasuk telur atau larva cacing, apalagi jika pengolahan dan penyajiannya tidak higienis.

Tak hanya jajanan di pinggir jalan, masakan rumah pun bisa menjadi media penularan telur cacing bila bahan makanannya tidak dicuci hingga bersih atau tidak dimasak hingga matang.

Baca juga:

Nielsen Ungkap Perubahan Gaya Hidup Masyarakat Saat Ramadan

3. Melindungi tubuh saat beraktivitas di tempat kotor

Cacing juga akan lebih mudah masuk ke dalam tubuh melalui tangan yang kotor dan jarang dicuci. (Foto: freepik/freepik)
Cacing juga akan lebih mudah masuk ke dalam tubuh melalui tangan yang kotor dan jarang dicuci. (Foto: freepik/freepik)

Anak-anak biasanya sering bermain di luar rumah tanpa mengenakan alas kaki, padahal tanah merupakan salah satu tempat cacing berkembang biak. Jika seperti ini, cacing dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh anak melalui telapak kaki, celah kuku, atau luka terbuka.

Cacing juga akan lebih mudah masuk ke dalam tubuh melalui tangan yang kotor dan jarang dicuci, terlebih jika tangan tersebut digunakan untuk mencomot makanan dan memasukkannya ke mulut.

Cacing juga bisa masuk melalui kulit di kaki, penularan cacing melalui cara ini sering terjadi pada orang yang sering berjalan di permukaan tanah tanpa menggunakan alas kaki.

4. Mencegah risiko penyakit lain yang disebabkan oleh cacingan

Penyakit cacingan yang tidak diobati bisa menimbulkan gangguan percernaan. (Foto: freepik/freepik)
Penyakit cacingan yang tidak diobati bisa menimbulkan gangguan percernaan. (Foto: freepik/freepik)

Penyakit cacingan yang tidak diobati bisa menimbulkan gangguan percernaan dan meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi dan kurang gizi (malnutrisi). Kondisi ini tentu akan mengganggu kelancaran berpuasa.

Nah, jangan ragu lagi untuk konsumsi obat cacing selama berpuasa ya. (DGS)

Baca juga:

Puasa Ramadan Bantu Turunkan Gejala Asam Lambung

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan