Konsumen adalah Raja

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 01 September 2022
Konsumen adalah Raja

Kebutuhan konsumen jadi dasar memesonanya. (freepik/jcomp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ISTILAH konsumen adalah raja sangat umum terdengar bila berhubungan dengan dagang. Konsumen sangat senang bila dianggap sebagai orang penting dan mendapatkan pelayanan VIP. Menurut buku Mengolah Bisnis Menjadi Kaya! yang digarap oleh Tim Bisnis Indeks, menyebutkan bahwa konsumen paling senang bila dianggap menjadi 'orang' bukan sekedar menjadi mesin pemberi uang.

Masih dari buku itu, bahwa melayani konsumen bukan basa-basi menawarkan barang atau jasa. Lebih dari melayani konsumen harus dari hati, tukus, jujur dan berlaku adil. Jangan pikirkan konsumen akan membeli, namun dengan memanjakan seperti itu, bila hari ini tidak membeli, besar kemungkinan akan kembali membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Baca Juga:

Konsumen Skincare Lebih Cerdas dalam Berbelanja Online

konsumen
Konsumen adalah raja. (Pixabay/OpenClipart-Vectors)

Kemudian seorang konsumen tak hanya terpesona dengan pelayanan VIP dari sales atau marketing saja. Konsumen juga memperhatikan keadilan yang diperoleh. Makanya sangat dilarang keras bila konsumen merasa terzalimi alias dicurangi. Entah produk atau jasa yang tidak sesuai dengan promosi, atau dari uang yang harus dikeluarkan oleh konsumen.

Memanjakan konsumen harus diakui gampang-gampang susah. Sifat dasar dari manusia selain merasa penting, mereka harus dipuaskan dalam berbagai kepentingannya. Apalagi di zaman seperti ini, review buruk yang beredar di media sosial cukup membuat usaha tersendat bahkan mogok.

Jika kamu melakukan kesalahan pada konsumen, segera meminta maaf. Ini akan membantu memperbaiki hubungan. Bisa jadi konsumen akan menerima kesalahan produk atau jasa dengan 'penutup luka' yang kamu tawarkan.

Baca Juga:

Pentingnya Pengalaman Positif Konsumen dalam Beriklan

konsumen
Kesetiaan seorang konsumen harus didapatkan. (Pexels/Kindel Media)

Jika kosumen sudah 'jatuh cinta' pada layanan kamu, naik ke level berikutnya menjaga kesetiannya tak berpaling pada yang lain. Jika sudah dikecewakan sedikit saja maka lunturlah kesetian itu. Yang ditakutkan adalah menular ke konsumen lainnya. Ini yang berbahaya. Konsumen saat ini sudah sangat cerdas.

Jadi selalu berpikir untuk melayani konsumen dengan baik, apa yang kamu lakukan hari ini bisa dituai esok hari. Selalu berproses untuk dapat melakukannya dengan baik. Salah satu proses yang paling disenangi oleh konsumen adalah memberikan perhatian yang besar di berbagai kesempatan. Seperti mengucapkan 'selamat ulang tahun' di hari bahagianya.

Memahami kebutuhan konsumen dari sejak awal, merupakan bentuk kemanjaan yang dapat kamu tawarkan. (psr)

Baca Juga:

Begini Keluhan Konsumen Saat Beli Rumah

#Belanja #Lipsus September Konsumen
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fun
Program BINA Lebaran 2026 Resmi Diluncurkan, Targetkan Transaksi Rp 53 Triliun
Program Belanja di Indonesia Aja (BINA) resmi diluncurkan menjelang Ramadan 2026 dengan melibatkan 800 peritel dan 414 pusat perbelanjaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
Program BINA Lebaran 2026 Resmi Diluncurkan, Targetkan Transaksi Rp 53 Triliun
Indonesia
101 Mal Ikut Jakarta Festive Wonder 2026, Diskon Tembus 70 Persen dan Target Transaksi Rp 15 Triliun
Sebanyak 101 mal meramaikan Jakarta Festive Wonder 2026 dalam rangka Jakarta Ramadan Festival. Diskon hingga 70 persen ditargetkan dorong transaksi Rp 15 T.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Februari 2026
101 Mal Ikut Jakarta Festive Wonder 2026, Diskon Tembus 70 Persen dan Target Transaksi Rp 15 Triliun
Indonesia
Tren Belanja Online Saat Ramdan Terjadi di Jam 3 Pagi dan 7 Malam
Antusiasme masyarakat cukup tinggi mempersiapkan diri menyambut bulan puasa di antaranya belanja kebutuhan pokok untuk memasak, peralatan dapur, sampai barang elektronik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Tren Belanja Online Saat Ramdan Terjadi di Jam 3 Pagi dan 7 Malam
Fun
Tak Sekadar Jual Produk, Ranch Market Hadirkan Pengalaman Belanja Premium Lewat Konsep Baru
Ranch Market memperkuat strategi ritel premium dengan menghadirkan Ranch Kitchen dan pengalaman belanja modern.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Februari 2026
Tak Sekadar Jual Produk, Ranch Market Hadirkan Pengalaman Belanja Premium Lewat Konsep Baru
Indonesia
Warga Didesak Jajan, Target Program Diskon Belanja Nasional di Akhir Tahun Rp 120 Triliun
Airlangga menyampaikan bahwa fokus utama Harbolnas kali ini adalah pemberdayaan produk lokal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Desember 2025
Warga Didesak Jajan, Target Program Diskon Belanja Nasional di Akhir Tahun Rp 120 Triliun
Lifestyle
Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Sejalan dengan urbanisasi, gaya hidup serbacepat, serta perkembangan infrastruktur logistik di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 19 September 2025
  Belanja Cepat, Kebiasaan Baru Kaum Urban
Indonesia
Menkeu Purbaya Bakal Datangi Kementerian Yang Lelet Belanja, Paparkan Dihadapan Media
Kementerian Keuangan mengirimkan tim khusus untuk membantu K/L yang kesulitan menyelesaikan prosedur belanja maupun dari segi administrasi sebagai solusi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Menkeu Purbaya Bakal Datangi Kementerian Yang Lelet Belanja, Paparkan Dihadapan Media
Indonesia
IdEA Beri Peringatan Keras Soal Fenomena 'Rojali' dan 'Rohana' yang Bikin Transaksi Turun Drastis
Penurunan rata-rata belanja bulanan ini, yang berkisar 13 persen dari Rp543.000 menjadi Rp470.000, mencerminkan fenomena konsumen yang semakin selektif dan berhati-hati
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Agustus 2025
IdEA Beri Peringatan Keras Soal Fenomena 'Rojali' dan 'Rohana' yang Bikin Transaksi Turun Drastis
Indonesia
Solo Raya Great Sale Targetkan Raup 10 Triliun, Didukung Kondisi Ekonomi Tujuh Daerah
SGS 2025 merupakan momentum untuk menggambarkan optimisme terhadap potensi Solo Raya sebagai pusat kegiatan ekonomi yang terus tumbuh.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Juni 2025
Solo Raya Great Sale Targetkan Raup 10 Triliun, Didukung Kondisi Ekonomi Tujuh Daerah
Lifestyle
Fenomena Inden, Mengejar Eksklusifitas: Mulai Mobil Mewah hingga Smartphone Canggih
Fenomena inden kini sudah menjamur di Indonesia. Mulai dari barang fashion, mobil mewah, hingga smartphone canggih. Lalu, mengapa inden bikin ketagihan?
Soffi Amira - Kamis, 12 Juni 2025
Fenomena Inden, Mengejar Eksklusifitas: Mulai Mobil Mewah hingga Smartphone Canggih
Bagikan