Konflik Rohingya, Rieke: Jangan Menjalar ke Indonesia

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 13 September 2017
Konflik Rohingya, Rieke: Jangan Menjalar ke Indonesia

Politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka usai menggelar aksi solidaritas untuk Rohingya di Gedung Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (12/9). (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka menyerukan seluruh elemen bangsa khususnya pemuka agama menjaga kesolidan dan kerukunan umat.

Hal itu dinyatakan Rieke menyusul terjadinya pembunuhan dan pengusiran muslim Rohingya dari Rakhine Myanmar oleh militer yang didukung ekstrimis Buddha.

"Kita juga merajut toleransi keberagaman kita sendiri, kita tidak ingin ada perpecahan di Rohingya myanmar di negara apa pun, tapi tentu saja kami tidak ingin ada perpecahan pertengkaran di indonesia," kata dia usai menggelar aksi solidaritas untuk Rohingya di Gedung Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (12/9).

Dia berharap, konflik di Rohingya Myanmar tidak menjadi pemicu retaknya hubungan harmonis anak bangsa.

"Indonesia tetap menjadi NKRI yang damai dan kita sama-sama kembali fokus bekerja untuk memberikan yang terbaik hal-hal yang penting bagi rakyat indonesia," katanya.

Sebab, seluruh elemen bangsa, khususnya anak muda harus mendesak pemerintah menghimpun ASEAN untuk turut berperan menghentikan penindasan etnis Rohingya.

"Kita mendesak pemerintah, ASEAN dan PBB untuk segera turun tangan menghentikan konflik Rohingya Myanmar," katanya.

Dalam aksi solidaritas untuk Rohingya, sejumlah tokoh agama dan organisasi kepemudaan juga membubuhi tanda tangan sebagai bentuk penolakan terhadap aksi brutal militer Myanmar.

"Dalam ajaran agama mana pun tidak pernah diajarkan kekerasan terhadap manusia," tandas. (Fdi)

Baca berita terkait muslim Rohingya lainnya di: Rieke Diah Pitaloka Gelar Aksi Solidaritas Rohingya

#Rieke Diah Pitaloka #Pengungsi Rohingya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Dukung Percepatan RUU Perampasan Aset, Ingatkan Batas Kewenangan Negara
Rieke Diah Pitaloka mendukung percepatan RUU Perampasan Aset yang ditargetkan rampung 15 Desember 2026, namun meminta kewenangan negara tetap dibatasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Rieke Diah Pitaloka Dukung Percepatan RUU Perampasan Aset, Ingatkan Batas Kewenangan Negara
Indonesia
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Perpres tersebut perlu menempatkan Program MBG sebagai bagian dari kebijakan pemenuhan gizi nasional yang lebih komprehensif dengan pendekatan siklus kehidupan.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
MBG tak Boleh lagi dari Dana Pendidikan, DPR Usul Pemerintah Terbitkan Perpres Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional
Indonesia
DPR Desak Imigrasi Selidiki Komunitas Lari WNA di Bali yang Diduga Diskriminatif
Praktik tersebut bertentangan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika serta mencederai nilai keramahtamahan yang selama ini menjadi identitas pariwisata Bali.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
DPR Desak Imigrasi Selidiki Komunitas Lari WNA di Bali yang Diduga Diskriminatif
Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
ShowBiz
Trailer Film 'Seni Merayu Tuhan' Dirilis, Rieke Diah Pitaloka Tampil Emosional
Trailer terbaru Seni Merayu Tuhan resmi dirilis. Film adaptasi buku Habib Husein Ja'far ini menampilkan kisah mengharukan tentang cinta seorang ibu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Trailer Film 'Seni Merayu Tuhan' Dirilis, Rieke Diah Pitaloka Tampil Emosional
Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Kembali ke Layar Lebar, Beradu Akting di Drama Religi
askah Seni Merayu Tuhan ditulis oleh tim penulis yang terdiri dari Rino Sarjono, Diva Presya, Gina S. Noer, dan Salman Aristo, yang dikenal kerap melahirkan karya-karya drama dengan kekuatan karakter yang kuat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Rieke Diah Pitaloka Kembali ke Layar Lebar, Beradu Akting di Drama Religi
Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Kritik Usulan Tambahan Anggaran Kementerian HAM Rp 492,9 Miliar
Rieke Diah Pitaloka menilai usulan tambahan anggaran Kementerian HAM sebesar Rp492,9 miliar masih terlalu besar untuk dukungan manajemen dan belum fokus pada pelayanan HAM.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Rieke Diah Pitaloka Kritik Usulan Tambahan Anggaran Kementerian HAM Rp 492,9 Miliar
Indonesia
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Kementerian HAM sejatinya mengajukan kebutuhan total sebesar Rp3,982 triliun, namun otoritas fiskal hanya menyetujui pagu indikatif sebesar Rp728,1 miliar
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Indonesia
DPR Sebut Korupsi Wamen Imipas Silmy Karim Ancaman terhadap Kedaulatan Negara
Imigrasi merupakan instrumen negara untuk mengendalikan lalu lintas orang yang masuk, keluar, dan berada di wilayah Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
DPR Sebut Korupsi Wamen Imipas Silmy Karim Ancaman terhadap Kedaulatan Negara
Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Dorong Pemerintah tidak Ragu Sikat Mafia Haji
Ada banyak catatan yang perlu diperbaiki dalam penyelenggaraan haji seperti kondisi tenda agar lebih lebih baik dan pembenahan di sejumlah fasilitas lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Rieke Diah Pitaloka Dorong Pemerintah tidak Ragu Sikat Mafia Haji
Bagikan