MerahPutih.com - Andrie Yunus korban penyiraman air keras pada Kamis (12/3) malam, sedang menjalani pemulihan intensif di ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS Jane Rosalina menyampaikan, proses pemulihan korban belum diketahui pasti akan memakan waktu berapa lama saat menjalani perawatan secara intensif.
“Korban sedang ada di ruang high care unit dan itu tidak bisa kita pastikan berapa lamanya,” katanya dalam wawancara cegat di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (16/3).
Proses perawatan, diprediksi akan memakan waktu yang cukup lama, berkaca dari kasus penyiraman air keras kepada eks Penyidik KPK Novel Baswedan yang menjalani pemulihan selama berbulan-bulan.
Baca juga:
Komisi III DPR: Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Kejahatan terhadap Demokrasi
“Kami juga tidak dapat mengkonfirmasi berapa lamanya karena memang waktunya cukup panjang, berkaca juga dari penanganan mata maupun kulit yang dialami oleh Novel Baswedan saja memakan waktu berbulan-bulan gitu ya,” ujarnya.
Jane menjelaskan pihak rumah sakit telah berhasil melakukan tindakan penanganan pertama terhadap reaksi inflamasi dari zat air keras yang mengenai tubuh korban, yakni organ penglihatan mata.
“Dalam hal ini pihak rumah sakit sudah berhasil menangani setidaknya penanganan pertama terhadap kondisi dari adanya reaksi inflamasi dari adanya paparan cairan air keras atau dalam hal ini cairan asam ke mata rekan kami Andrie Yunus,” jelasnya.
Ia menepis adanya kabar bahwa mata korban dicangkok atau dilakukan proses pemulihan dengan menghilangkan organ vital.
“Info yang beredar katanya mata Andrie dicangkok dan lain sebagainya itu salah, kami dari KontraS mengkonfirmasi bahwa itu salah berkaitan dengan treatment,” ungkapnya.
KontraS belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait kondisi rekam medis, dan pernyataan resmi akan dipublikasikan langsung oleh pihak rumah sakit.
“Andrie akan menjalankan sejumlah tindakan medis tidak hanya berkaitan dengan mata saja, berkaitan dengan kulit dan lain sebagainya tapi itu nanti jawabannya akan dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit gitu ya,” ujarnya.