Komnas HAM Periksa Jejeran Komandan Polisi Ungkap Kerusuhan Mei

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 15 Juli 2019
Komnas HAM Periksa Jejeran Komandan Polisi Ungkap Kerusuhan Mei

Konfrensi Pers Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas) HAM memeriksa sejumlah personel polisi yang bertugas di lapangan saat kerusuhan 21-22 Mei, termasuk para komandan di lapangan.

Jumlah personel polisi yang diperiksa Komnas HAM hari ini berjumlah sekitar 10 orang. Mereka didampingi oleh Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Kamarul Zaman.

BACA JUGA: Anggota Brimob Lakukan Pemukulan dan Penganiayaan Saat Aksi 21-22 Mei

Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan yang kedua yang dilakukan Komnas HAM terhadap polisi. Mereka yang diperiksa itu menyampaikan keterangan terkait konsentrasi massa, tindakan massa hingga upaya polisi dalam menanganinya.

Koordinator Subkomisi Penegakan HAM, Amiruddin mengatakan pihaknya juga menanyakan apakah langkah yang diambil polisi itu sesuai dengan prosedur tetap (Protap) atau tidak.

Kericuhan massa Aksi 22 Mei di jalan MH. Thamrin di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU), Jakarta, Kamis, (22/5/2019). (MP/Rizki Fitriyanto)
Kericuhan massa Aksi 22 Mei di jalan MH. Thamrin di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU), Jakarta, Kamis, (22/5/2019). (MP/Rizki Fitriyanto)

"Nanti kami yang nilai lah itu ya kan. Tapi mereka menyampaikan kondisi dinamisnya seperti apa di lapangan. Ya kita lihat nanti," kata Amiruddin, kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/7)

Menurut Amiruddin, Komnas HAM belum mengambil keputusan terkait hal itu sebab masih memerlukan keterangan dari pihak lain. "Itu nanti, kesimpulan itu kan nanti. Ini kan masih kita periksa nih, mungkin besok masih ada yang datang ke sini kan," tutur dia.

Baca Juga: Marinir Datang, Massa Aksi 22 Mei Jadi Nurut dan Tenang

Komnas HAM sudah memeriksa pihak lain sebelum pemeriksaan terhadap polisi. Adapun pemeriksaan polisi diagendakan selesai satu pekan. Setelah itu, laporan hasil investigasi akan diumumkan pada awal Agustus. "Ya pokoknya dalam 1 minggu ini kita selesaikan," tegas pejabat Komnas HAM itu.

mobil hangus
Sejumlah mobil terbakar di Komplek Asrama Brimob imbas dari demonstrasi menolak hasil hitungan KPU yang berujung kerusuhan di Petamburan, Jakarta, Rabu (22/5/2019). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras/aa

Amiruddin menjabarkan mereka yang diperiksa juga merupakan orang-orang penting yang mengendalikan anggota polisi di lapangan saat pengamanan massa.

"Pokoknya ada beberapa lah. Saya lupa juga ngitungnya. Ada Danyonnya, ada Danki, ada Danton. Artinya itu orang-orang anggota polisi yang langsung mengendalikan anggota-anggota di lapangan pada saat itu," tutup dia. (Knu)

Baca Juga: Polri Lempar Bola Panas Ekspos Rusuh 22 Mei ke Komnas HAM & Ombudsman

#Komnas HAM #Kerusuhan Massa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Takut Dijarah, Toko-Toko Mewah di Milan Kosongkan Etalase, Pemerintah Siapkan Tindakan Tegas Baru
Langkah itu diambil di tengah kekhawatiran gelombang kerusuhan baru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Takut Dijarah, Toko-Toko Mewah di Milan Kosongkan Etalase, Pemerintah Siapkan Tindakan Tegas Baru
Indonesia
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Di kota di bagian utara Italia itu, lebih dari 300 orang ditahan polisi dan hampir 50 di antaranya ditangkap
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Indonesia
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan kondisi keamanan yang relatif kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Dunia
Milan Dilanda Kerusuhan Protes Tingginya Biaya Hidup, Toko Dijarah
Seruan untuk berkumpul di Piazza del Duomo kembali beredar di media sosial sejak Minggu (18/10) pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Milan Dilanda Kerusuhan Protes Tingginya Biaya Hidup, Toko Dijarah
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Bagikan