MerahPutih.com - Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Solo Balapan, Jawa Tengah, Kamis (7/4).
Anggota Komisi V Sadewo meminta pada PT KAI menambah perjalanan kereta api saat Lebaran khususnya wilayah Jawa Tengah. Sebab, masyarakat yang akan menjalani mudik diprediksi akan meningkat signifikan dalam lebaran tahun ini.
Baca Juga
Pemprov DKI Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Jelang Mudik Lebaran
"Para pengelola angkutan orang kita ingatkan harus mempersiapkan diri sejak dini," kata Sadewo.
Dia menyebut dari hasil rapat dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini jumlah pemudik diprediksi antara 80 juta sampai 90 juta orang.
Perinciannya sebanyak 50 juta orang menggunakan kendaran pribadi dan bus, senanyak 9 juta menggunakan kereta api, dan 8 juta memilih mudik naik pesawat.
"Tujuan paling banyak ke Jateng. Kemudian Jatim, dan ketiga Jabar. Kalau Jateng paling tujuannya di Soloraya sebanyak 40 persen," ucap dia.
Baca Juga
Anies Minta Pelaksanaan Vaksin Booster Tak Mepet Mudik Lebaran
Ia pun meminta pada Daop VI Yogyakarta menambah armada. Pihaknya berharap pada mudik tahun ini tidak ada penambahan kasus corona.
"Penerapan prokes harus dipantau. Apalagi tahun ini pemudik diperkirakan banyak karena sudah dua tahun ada larangan mudik," katanya.
Eksekutif Vice Presiden Daop VI Yogyakarta, Iwan Eka Putra mengatakan, pihaknya telah menyusun skema operasi angkutan Lebaran. Di mana operasi ini akan mulai dilaksanakan pada 22 April hingga 13 Mei mendatang.
"Terkait Penambahan kereta dengan rencana operasi yang sudah ada untuk angkutan Lebaran tahun 2022," kata dia.
Ia menambahkan animo pembelian tiket KA jarak jauh sendiri dari 280.000 tiket yang sudah di launching, hingga pekan ini sudah terjual 85.000 tiket.
"Dari pengalaman sebelumnya, pembelian tiket meningkat saat masuk pekan ketiga puasa," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga
Jelang Mudik Lebaran, 309 Ribu Orang Divaksin Booster Hari Ini