DPR Minta Publik tak Berspekulasi soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Tunggu Hasil KNKT

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Publik tak Berspekulasi soal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Tunggu Hasil KNKT

Petugas mengamati gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Menurut data KAI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Lokot Nasution, meminta publik tidak berspekulasi terkait penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Ia menegaskan, penyebab pasti kecelakaan harus menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kita tunggu investigasi KNKT,” kata Lokot kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/4).

Lokot menyoroti munculnya berbagai dugaan penyebab kecelakaan, termasuk isu keterlibatan taksi listrik berwarna hijau yang sebelumnya tertabrak KRL di perlintasan sebidang Bulak Kapal, Bekasi. Insiden itu disebut-sebut menjadi pemicu gangguan operasional hingga berujung tabrakan lanjutan.

Baca juga:

Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, DPR Desak KNKT Segera Investigasi

Menurut Lokot, keberadaan perlintasan sebidang menjadi persoalan krusial. Ia mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang mengatur bahwa perpotongan jalur kereta dengan jalan harus dibuat tidak sebidang.

“Perlintasan sebidang itu sebenarnya tidak boleh ada. Solusinya ya underpass atau flyover,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sterilisasi area rel, termasuk Daerah Manfaat Jalan (Damaja) dan Daerah Milik Jalan (Damija). Menurutnya, tidak boleh ada kendaraan atau aktivitas masyarakat di jalur tersebut.

“Rel itu harus steril. Yang boleh masuk hanya petugas dengan izin,” tegasnya.

Baca juga:

PT KAI Diminta Evaluasi Total Sistem Kendali Kereta Usai Insiden di Bekasi Timur

Selain itu, Lokot meminta KNKT mengusut kemungkinan adanya gangguan sistem sinyal. Ia menjelaskan, dalam sistem perkeretaapian, jika satu jalur sudah ditempati kereta, maka kereta lain secara otomatis mendapat sinyal merah.

Namun, ia mempertanyakan apakah ada faktor lain yang membuat KRL berhenti sebelum akhirnya ditabrak KA Argo Bromo Anggrek. Salah satu dugaan adalah adanya keramaian di lokasi kecelakaan awal.

“Apakah karena ada keramaian, lalu KRL diminta berhenti, sementara kereta lain sudah mendapat sinyal jalan? Ini yang harus didalami,” ujarnya.

Lokot juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah. Ia menilai pernyataan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono yang menekankan aspek keselamatan sudah tepat.

Baca juga:

DPR Desak Evaluasi Total Taksi Green SM Usai Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

“Safety first itu penting. Orang naik kereta karena aman, tepat waktu, dan nyaman,” katanya.

Ia mengingatkan, jika faktor keselamatan diabaikan, kepercayaan publik terhadap transportasi kereta api bisa menurun. Bahkan, masyarakat bisa beralih ke moda transportasi lain.

“Kalau tidak aman, orang bisa enggan naik kereta dan memilih alternatif lain,” tutup Lokot. (Pon)

#Kecelakaan Kereta #KNKT #Transportasi #PT KAI #Komisi V DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Jakarta juga mulai memperkuat elektrifikasi transportasi publik. Hingga 2026, Transjakarta mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
Mulai Hari ini Naik LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Dikenai Tarif Rp 5.000
Layanan tarif Rp 8 LRT Jakarta itu telah berlangsung sejak periode 16 hingga 23 September 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Mulai Hari ini Naik LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Dikenai Tarif Rp 5.000
Indonesia
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
KRL Rangkasbitung bakal berhenti tiap empat hingga lima menit sekali. Hal itu bakal diterapkan mulai 2027.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
Indonesia
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
KRL bakal diperpanjang hingga Cikampek dan Lido. Rencana tersebut ditargetkan beroperasi 2028.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Demo Buruh 24 September 2026, Transjakarta Siapkan Penyesuaian Rute secara Situasional
Ribuan buruh akan menggelar demo di Jakarta pada Kamis (24/9). Transjakarta pun melakukan penyesuaian rute.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Demo Buruh 24 September 2026, Transjakarta Siapkan Penyesuaian Rute secara Situasional
Indonesia
Pencurian Kabel Prasarana KA Ganggu Sistem Keselamatan
Tercatat sedikitnya terjadi 16 kasus perusakan kabel yang berpotensi mengganggu sistem pendukung keselamatan perjalanan kereta api.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Pencurian Kabel Prasarana KA Ganggu Sistem Keselamatan
Indonesia
Danantara Mulai Kaji Pendanaan LRT Jakarta, Integrasi MRT dan Transjakarta Disiapkan
Danantara kini mulai mengkaji pendanaan LRT Jakarta. Integrasi dengan MRT dan Transjakarta sudah masuk pembahasan.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Danantara Mulai Kaji Pendanaan LRT Jakarta, Integrasi MRT dan Transjakarta Disiapkan
Indonesia
Koridor 8 Dikeluhkan karena Bau dan Penumpang Tidur, Transjakarta Minta Maaf
Transjakarta meminta maaf atas keluhan soal Koridor 8. Sebelumnya, viral di media sosial mengenai bau tak sedap hingga warga tidur di koridor tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Koridor 8 Dikeluhkan karena Bau dan Penumpang Tidur, Transjakarta Minta Maaf
Bagikan