Komisi IX DPR Minta Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Tata Kelola Program MBG

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Komisi IX DPR Minta Kepemimpinan Baru BGN Perkuat Tata Kelola Program MBG

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana. (Dok. BGN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - MerahPutih.com - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi dan pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut dia, evaluasi merupakan bagian yang wajar dalam sistem pemerintahan untuk memastikan program prioritas nasional berjalan optimal.

Nurhadi menyampaikan hal tersebut menanggapi keputusan Presiden Prabowo mengganti Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewijk Pusung dari jajaran pimpinan BGN. Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, didampingi Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala.

Baca juga:

Dicopot dari Kursi Kepala BGN, Dadan Hindayana Sampaikan Terima Kasih dan Keyakinan terhadap Kepemimpinan Prabowo

“Kami juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pak Dadan Hindayana serta para Wakil Kepala BGN yang turut mengakhiri masa tugasnya atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi mereka dalam membangun fondasi kelembagaan BGN sejak awal pembentukannya,” kata Nurhadi di Jakarta, Rabu (3/6).

Menurut Nurhadi, membangun lembaga baru yang mengelola program sebesar Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan pekerjaan mudah. Selama masa kepemimpinan sebelumnya, berbagai infrastruktur kelembagaan, sistem pelayanan, hingga jaringan pelaksanaan program telah mulai terbentuk.

Karena itu, ia berharap pergantian kepemimpinan dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

“Program MBG merupakan investasi strategis bangsa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, pelaksanaannya harus semakin profesional, akuntabel, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Politisi NasDem itu juga mengucapkan selamat kepada Nanik S. Deyang yang dipercaya memimpin BGN. Menurut dia, amanah tersebut membawa tanggung jawab besar karena harapan publik terhadap keberhasilan program MBG sangat tinggi.

Ia meminta kepemimpinan baru segera melakukan konsolidasi dan memperkuat pengawasan pada seluruh rantai pelaksanaan program, mulai dari pengadaan bahan pangan, proses produksi, distribusi, hingga kualitas makanan yang diterima penerima manfaat.

Baca juga:

Pemerintah Pastikan Pergantian Pimpinan BGN tak Ganggu Pelaksanaan MBG

Selain itu, Nurhadi menekankan pentingnya fokus pada kualitas layanan, bukan sekadar mengejar jumlah penerima manfaat. Menurut dia, keberhasilan MBG harus diukur dari dampaknya terhadap perbaikan gizi anak, penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu hamil, dan kualitas generasi mendatang.

“Kami berharap kepemimpinan baru dapat membawa semangat perbaikan, memperkuat kepercayaan publik, dan mempercepat terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045,” tegasnya. (Pon)

#Kepala BGN #Badan Gizi Nasional #Dadan Hindayana #DPR #DPR RI #SPPG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MBG Jangkau 58 Juta Orang, Ribuan Dapur Malah sudah Tutup
Dapur-dapur tersebut menjadi bagian dari sistem penyediaan makanan bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
MBG Jangkau 58 Juta Orang, Ribuan Dapur Malah sudah Tutup
Indonesia
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
BGN kini sudah menutup lebih dari 2.000 dapur MBG. Alasannya karena SPPG tersebut tidak memenuhi syarat higiene.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui proses pidana, tetapi juga harus menyasar izin usaha dan kewajiban pemulihan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Indonesia
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Mendesak penegakan hukum dilakukan hingga tuntas dengan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Tersangka Karhutla, 20 Korporasi yang Terlibat Harus Tanggung Jawab
Indonesia
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Klausul itu, menjadi kunci utama agar hakim memiliki landasan hukum yang tegas dan imperatif untuk mendahulukan pemulihan hak korban di atas kepentingan kas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Bagikan