Kolaborasi Bangun Engagement antara Kemenparekraf dan BPJS
Visi Indonesia Maju menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif dan digital kelas dunia di tahun 2045. (Foto: Pixabay/Kanenori)
KEMENPAREKRAF yang dipimpin Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk membangun engagement di era pandemi COVID-19 ini.
"Saya yakin bahwa momentum pandemi COVID-19 ini bisa kita manfaatkan untuk membangun engagement dengan customer. BPJS kesehatan harus membangun kesempatan ini untuk re-engage dengan customer. Strateginya apa? Strateginya inovasi, adaptasi, dan kolaborasi," kata Sandiaga mengutip dari kemenparekraf.go.id, dalam acara webinar Remote Workshop edisi 3, bersama Duta Bangsa dan BPJS Kesehatan, yang bertemakan Learning is Fun and Meaningfull pada minggu lalu.
Baca Juga:
Sandiaga mengatakan bahwa pandemi COVID-19 dapat dijadikan momentum untuk tetap membangun engagement dengan pelanggan hingga wisatawan secara baik.
Selain itu strategi inovasi dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi digital dalam penyediaan layanan. Sebagaimana visi Indonesia Maju pada 2045 menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif dan digital kelas dunia di tahun 2045 nanti.
Selain itu Sandiaga menjelaskan di sektor parawisata dan ekonomi kreatif, kaloborasi dapat dilakukan dengan berbagai pihak. Seperti salah satunya, melalui kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia #BeliKreatifLokal yang menggandeng berbagai platform e-commerce dan startup memasarkan produk-produk industri lokal.
Baca Juga:
Lalu dengan adanya pandemi seperti ini tidak lupa untuk menerapkan protokol kesehatan yang sudah kemenparekraf berkerja sama dengan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability), yang berfungsi untuk menjaga protokol kesehatan yang ketat.
Untuk mendukung kerjasama ini agar terselenggara dengan baik, dalam webinar itu juga turut dihadiri Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dr. Achmad Yurianto, beserta seluruh Jajaran Dewan Pengawas, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Direktur SDM & Umum BPJS Kesehatan Andi Afdal, dan para Senior Leader & Seluruh Duta BPJS Kesehatan se-Indonesia.
Disamping itu Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, menyampaikan webinar Remote Workshop ini bertujuan untuk dapat meningkatkan kompetensi dan wawasan Duta BPJS Kesehatan dalam hal pengetahuan general, menyasar pengembangan kompetensi dasar, dan kompetensi kepemimpinan. Jadi tetap cintailah produk buatan sendiri karena dengan begitu kita ikut andil dalam memajukan bangsa Indonesia. (jhn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel